Manfaat Yoghurt Untuk Mengatasi Bau Pada Mulut

Manfaat yoghurt untuk mengatasi bau mulut

Ada beberapa jenis makanan yang ternyata dapat mencegah bau mulut yang tidak sedap. Salah satu yang cukup efektif adalah mengkonsumsi Yoghurt.

Menjadi Reseller Yoghurt SentulfreshSaat ini yoghurt semakin populer di kalangan masyarakat. Selain dimakan secara langsung, yoghurt juga ditambahkan dalam berbagai macam menu penutup makanan, seperti puding, salad atau campuran pada minuman buah.
Rasa yoghurt yang khas membuat yoghurt pun disukai berbagai kalangan. Dan, selain rasanya yang unggul, khasiat yoghurt untuk berbagai masalah kesehatan pun mulai dirasakan banyak orang. Continue reading Manfaat Yoghurt Untuk Mengatasi Bau Pada Mulut

Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kelinci

Sebelum kita dapat menggunakan kotoran dan urine kelinci sebagai pupuk, sebaiknya kita mengolahnya menjadi pupuk cair  terlebih dahulu. Adapun keuntungan penggunaan pupuk cair dari kotoran kelinci adalah lebih hemat dalam penggunaannya, serta lebih mudah diserap oleh akar tanaman, sehingga efeknya dapat terlihat lebih cepat.

Berikut akan diuraikan beberapa tahapan proses mengolah kotoran kelinci menjadi pupuk cair:Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kelinci
Alat dan Bahan:
1. Ember plastik berukuran besar atau jolang
2. Bilahan bambu atau kayu sebagai pengaduk
3. Kotoran kelinci
4. Air bersih
5. Pupuk NPK (jika ada)
Cara Membuat:
• Siapkan ember atau jolang berukuran besar
• Masukkan kotoran kelinci sampai kurang lebih 60% bagian ember
• Tambahkan air bersih sampai terisi sebanyak 80% bagian ember (jangan terlalu penuh, sebab kotoran yang telah dicampur air akan merekah/mengembang)
• Tambahkan pupuk NPK sebanyak 2 sendok makan (jika ada)
• Aduk-aduk adonan tadi dengan menggunakan bilahan bambu/kayu sampai semuanya tercampur, kemudian tutup dan biarkan semalaman
• Keesokan harinya, buka kembali penutupnya, kemudian aduk-aduk kembali adonan dengan menggunakan bilahan bambu/kayu. Biasanya dalam waktu 2-3 hari adonan sudah mulai mengembang dan berbau. Jika adonan terlalu kental, tambahkan air sedikit demi sedikit, kemudian aduk kembali hingga tercampur rata, kemudian tutup kembali
• Lakukan pengadukan setiap hari selama 2-3 minggu, jika adonan sudah tercampur rata, serta bau busuk sudah berkurang, maka adonan sudah siap digunakan sebagai pupuk
Cara Penggunaan Pupuk:
1. Siapkan ember atau wadah kosong
2. Masukan adonan pupuk secukupnya, dan tambahkan air dengan perbandingan 1:3
3. Aduk-aduk hingga tercampur
4. Gunakan campuran tersebut untuk menyiram tanaman
Mengapa kotoran kelinci dianggap memiliki kualitas terbaik sebagai pupuk organik? Dari hasil penelitian ,jika dibandingkan dengan hewan pemakan rumput lainnya, air kencing kelinci memiliki kadar Nitorgen yang tinggi karena kebiasaannya yang tidak pernah minum air dan hanya mengkonsumsi hijauan saja. Sedangkan untuk tumbuh dan berkembang tanaman memerlukan Nitrogen yang cukup tinggi, sehingga pupuk organik kotoran kelinci mampu memenuhi kebutuhan tanaman.
Berdasarkan hasil riset Badan Penelitian Ternak (Balitnak) Bogor, pada 2005 telah di ketahui kandungan unsur hara makro dan mikro urine kelinci unsur N P K rata-rata (N) 2,72% , (P) 1,1%, dan (K) 0,5% dan kandungan ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan urine hewan yang lain seperti Sapi, Kambing , Domba, Kuda dan babi.

Susu Kedelai versus Susu Sapi, Pilih mana…?

susu sapiBanyak orang yang beralih ke susu kedelai karena alergi terhadap laktosa, yang merupakan karbohidrat utama dalam susu sapi.  Apa saja keunggulan dan kelemahan masing-masing susu ini?

Laktosa, karbohidrat utama dalam susu sapi, akan menyebabkan masalah pencernaan bagi beberapa orang. Orang-orang yang intoleran (tidak toleran) terhadap laktosa disebabkan karena kekurangan enzim laktosa, yang diperlukan untuk memecah laktosa. ini disebut sebagai lactose intolerance
Hal ini membuat orang yang intoleran menghasilkan gas, kembung dan diare setelah mengkonsumsi beberapa bentuk produk susu sapi.
Susu kedelai adalah pengganti bagi orang-orang yang alergi terhadap susu sapi. Secara teknis, susu Fakta tentang Susu Kedelai dan Susu Sapikedelai bukanlah susu seperti pada susu sapi, melainkan minuman yang terbuat dari sari kacang kedelai. Susu kedelai juga populer di kalangan vegetarian, karena bahan dasarnya yang berasal dari tumbuhan.
Saat ini, lebih banyak orang yang sengaja memilih susu kedelai ketimbang susu sapi karena manfaat kesehatan yang ditawarkannya. Tapi manfaat kedelai sampai saat ini masih menjadi perdebatan, meskipun diterima secara umum bahwa susu kedelai mengandung sejumlah besar senyawa yang sangat sehat.
Perbedaan utama antara susu kedelai dan susu sapi adalah sumbernya, yaitu tumbuhan dan hewan.  Seperti dilansir dari SteadyHealth, Jumat (14/5/2010), satu cangkir susu kedelai yang tidak difortifikasi (masih murni, belum mengalami pengayaan) mengandung hampir 7 gram protein, 4 gram karbohidrat, 4,5 gram lemak dan tidak mengandung kolesterol.
Meskipun susu kedelai mengandung vitamin B, tapi susu ini bukan merupakan sumber B12 dan tidak memberikan asupan kalsium yang signifikan.
Sejak susu kedelai dijadikan pengganti susu sapi, produsen telah menawarkan versi susu kedelai yang sudah diperkaya, yaitu dengan kalsium, vitamin E, B12, vitamin D dan nutrisi lainnya.
Susu Kedelai versus Susu SapiSedangkan susu sapi menyediakan karbohidrat, vitamin, mineral, dan lemak. Semua susu sapi mengandung 8 gram protein dan 12 gram karbohidrat per cangkir. Ini juga merupakan sumber yang kaya nutrisi lainnya.
Satu cangkir susu sapi memberikan 30 persen dari kebutuhan kalsium sehari-hari orang dewasa, dan sekitar 50 persen vitamin B12 dan riboflavin. Seringkali diperkaya dengan vitamin D untuk memfasilitasi penyerapan kalsium, dan juga vitamin A.  Atas dasar itulah susu sapi dianggap sebagai makanan yang lengkap.
 

Fakta tentang Susu Kedelai dan Susu Sapi

Masih banyak di antara kita yang belum tahu persis apa keunggulan dari masing-masing susu sapi dan susu kedelai.  Di artikel kali ini kita akan kupas tentang fakta seputar kedua jenis susu tersebut.

Fakta tentang Susu Kedelai dan Susu SapiFakta tentang susu sapi
(1)  Konsumsi susu masyarakat Indonesia terbilang rendah atau kisaran 11,09 liter per kapita per tahun dibandingkan sejumlah negara di ASEAN sekira 20 liter per kapita per tahun.
Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto mengatakan pertumbuhan sektor industri pengolahan susu pada tahun 2013 sebesar 12 persen atau meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 10 persen.
“Di sisi lain, konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia akan terus ditingkatkan karena saat ini baru mencapai 11,09 liter per tahun, masih jauh di bawah konsumsi per kapita negara-negara ASEAN lainnya yang mencapai lebih dari 20 liter per kapita per tahun,” katanya pada acara peresmian pembangunan pabrik pengolahan susu PT Fontera Brands Manufacturing Indonesia di Jakarta, Rabu (26/3)  – (sumber Kemenperin)
(2)  Susu sapi mengalami proses pasteurisasi, yaitu proses yang mana susu dipanaskan, membunuh bakteri, enzim dan protein yang tak menguntungkan.
(3)  Susu sapi kaya dengan enzim dan benar-benar berisi 22 asam amino esensial, termasuk fosfat, yang penting untuk penyerapan kalsium.
(4)  Susu sapi mentah atau perahan memiliki banyak manfaat kesehatan dan merupakan sumber kalsium terbaik.
(5)  Susu ini merupakan sumber vitamin, khususnya vitamin B12, yang merupakan vitamin penting yang sulit ditemukan dari sumber-sumber non-daging. Dan juga berisi enzim IgG (Immunoglobulin), vitamin A, B, dan C.
(6)  Penelitian juga menunjukkan bahwa susu sapi perah juga mengandung enzim dan antibodi yang benar-benar membuat susu kurang rentan terhadap bakteri. Lipase juga hadir yang membantu pencernaan lemak.
(7)  Manfaat besar lainnya adalah bahwa susu sapi mengandung CLA (conjugated linoleic acid) atau asam linoleat terkonjugasi, yang telah diamati untuk melawan kanker.
Fakta tentang susu kedelai:
(1)  Manfaat kesehatan dari susu kedelai memang tak terbantahkan. Namun demikian, banyak orang yang peduli tentang perbandingan susu kedelai diukur dengan susu sapi.
Susu kedelai yang tinggi protein, dan karena terbuat dari kacang juga mengandung serat yang jauh lebih tinggi dari susu sapi.
(2)  Manfaat terbesar dari susu kedelai adalah isoflavon. Ini adalah bahan kimia mirip yang dengan hormon estrogen. Isoflavon terhubung ke masalah kesehatan dan bertanggung jawab untuk mencegah banyak kanker, penyakit jantung, osteoporosis dan banyak penyakit lainnya.
(3)  Susu kedelai tidak bebas lemak. Susu kedelai memiliki 2 persen lemak lebih sedikit dari susu sapi, tapi tidak mengandung kolesterol jahat.
(4)  Karena susu kedelai terbuat dari kacang, susu ini berisi sekitar 9 kali lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan susu sapi.
(5)  Selain itu, susu kedelai memiliki 10 kali lebih banyak asam lemak ketimbang susu sapi, yang merupakan lemak sehat.
(6)  Susu kedelai bebas kolesterol. Selain itu, susu kedelai dapat mengurangi kolesterol jahat LDL, sedangkan susu sapi meningkatkan kadar kolesterol LDL. Susu kedelai juga menyediakan perlindungan tambahan untuk hati dengan phytochemical, yang berlimpah dalam susu kedelai.
(7)  Susu kedelai mengandung empat kali lebih banyak jumlah thiamin (vitamin B1) dan hampir dua kali jumlah niasin (vitamin B3) dibandingkan dengan susu sapi. Susu kedelai juga berisi lebih banyak magnesium, tembaga dan mangan dari susu sapi.
(8) Susu kedelai juga mengandung 42 kali jumlah mangan seperti halnya susu sapi. Mangan diperlukan untuk pembentukan tulang. Orang dengan anemia memerlukan mangan untuk penyimpanan besi.
(9)  Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang minum dua gelas susu kedelai setiap hari 70 persen lebih rendah terserang kanker prostat. Tidak ada temuan yang sama tentang orang yang minum susu sapi.
Kelemahan susu kedelai
(1)  Kelemahan utama dari susu kedelai adalah kurangnya kandungan kalsium, yang hanya sekitar seperempat dari kalsium yang dikandung susu sapi. Banyak produsen susu kedelai menambahkan kalsium untuk produknya, tetapi studi menunjukkan bahwa hal itu tidak sesehat kalsium alami.
(2)  Adapun inti sembilan asam amino pada protein yang diperlukan untuk mempertahankan hidup, susu sapi dan susu kedelai mengandung jumlah hampir identik.
(3)  Susu sapi memiliki seperlima gram asam amino lebih penting ketimbang susu kedelai. Karena salah satu dari sembilan asam amino esensial adalah metionin, hal ini dapat menjadi kemenangan untuk pecinta susu sapi. Susu sapi mengandung dua kali lebih banyak metionin ketimbang susu kedelai.
(4)  Susu kedelai mengandung riboflavin sekitar 60 persen lebih sedikit dari susu sapi. Riboflavin merupakan vitamin penting, tetapi juga banyak ditemukan dalam biji-bijian, ragi gizi, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan gandum. Oleh karena itu, susu sapi bukan sumber yang diperlukan untuk riboflavin bagi orang yang makan diet seimbang.
(5)  Wanita yang menderita kanker payudara mungkin harus membatasi asupan protein kedelai, karena beberapa studi telah menunjuk kemungkinan bahaya mengkonsumsi kedelai kelebihan.
(6)  Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, menemukan bahwa sperma 41 juta lebih sedikit per mililiter air mani setelah makan hanya satu porsi makanan yang mengandung kedelai setiap dua hari.
Tapi perlu diingat, kedua jenis susu ini tidak diberikan untuk bayi di bawah usia satu tahun. ASI adalah makanan dan minuman bagi bayi, karena semua sumber nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang sudah terkandung dalam ASI.

Tanaman Betadine (Jatropha mulitifida Linn) di Sentulfresh

tanaman betadine cover

Tanaman Betadine (Jatropha mulitifida Linn) di Sentulfresh – Sekilas timbul rasa penasaran mendengar kata “tanaman Betadine“. Apakah benar-benar tanaman ini menyembuhkan layaknya obat betadine, menyembuhkan luka?; Bagaimana sih bentuk dari tanaman ini dan apakah sulit untuk mengembang biakannya?

Bagaimana cara menghentikan darah yang keluar dari luka kecil dengan menggunakan tanaman betadine? berikut cara pengobatannya:
(1) Bersihkan luka dengan menggunakan air bersih, usahakan air panas
(2)  Ambil/petik daun betadine sampai ke ujung tangkainya.  Tidak berapa lama akan keluar cairan putih dari pangkal daun tersebut.
(3)  Tempelkan ke luka dengan segera, tahan selama beberapa waktu
(4)  Jika Luka belum sembuh, lakukan tahapan ke dua hingga tahapan ketiga. Continue reading Tanaman Betadine (Jatropha mulitifida Linn) di Sentulfresh

Manfaat Wisata Edukasi Sekolah (Field Trip)

Manfaat Wisata  Edukasi Sekolah

manfaat wisata edukasi sekolahSeperti yang kita ketahui dari kegiatan pembelajaran di sekolah, selain melakukan aktivitas belajar di kelas, terdapat juga beberapa sekolah yang menerapkan konsep studi lapangan atau yang biasa disebut dengan wisata edukasi sekolah atau field trip ini.

Wisata Edukasi Sekolah merupakan suatu istilah yang memiliki arti studi lapangan yang dilakukan oleh para siswa untuk belajar dan melakukan trip menuju luar lapangan sekolah.

Mungkin tidak semua sekolah mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut karena mengingat jumlah siswa yang tidak mungkin untuk melakukan pembelajaran studi lapangan di luar sekolah. Secara umum, kegiatan studi lapangan ini hanya diterapkan oleh beberapa sekolah Internasional yang jumlah siswanya masih memungkinkan untuk mengajak para siswanya untuk belajar di luar sekolah.
Sedangkan pada sekolah swasta, masih sangat jarang didengar adanya kegiatan pembelajaran di luar sekolah karena mengingat banyaknya jumlah murid-murid mereka yang tidak memungkinkan diadakannya kegiatan wisata edukasi sekolah / Field trip.  Selain itu, suatu organisasi dari sekolah tersebut juga memerlukan biaya yang cukup besar untuk menyelenggarakan studi lapangan tersebut.
Wisata edukasi sekolah / Field trip bukanlah suatu kegiatan bagi para murid untuk bertamasya ataupun bermain saja di luar lingkungan sekolah. Namun biasanya wisata edukasi sekolah tersebut  dilakukan dengan menyertakan tugas laporan yang hendak mereka cari tentang informasinya.
manfaat wisata edukasi dan field trip TK dan SD di BogorPara murid biasanya diberi suatu kertas laporan untuk menuliskan informasi apa saja yang mereka dapatkan lalu diberi tes berupa ulangan untuk mencoba pengetahuan yang mereka peroleh dari kegiatan studi lapangan tersebut.
Ada juga beberapa guru yang akan menganjurkan mereka untuk menuliskan artikel ataupun jurnal dari wilayah objek wisata yang telah mereka kunjungi sehingga adanya suatu laporan dari setiap siswa yang telah melakukan pengamatan studi lapangan. Inilah kegiatan Field trip / wisata edukasi sekolah yang telah diterapkan oleh beberapa sekolah pada umumnya.

 (artikel Field Trip ini disadur dari rubrik kompasiana, dimuat tgl 07 mei 2013)

Wisata Edukasi Sekolah / Field Trip untuk siswa TK dan SD yang saat ini ada di Sentulfresh Edufarm Program menfasilitsi para-siswa untuk berinteraksi langsung dengan hewan dan tanaman sehingga mereka mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan seperti memerah susu sapi, naik anak sapi, memberi makan lele raksasa dll.

Lele Sangkuriang, Ikan Murah dan Kaya Manfaat

Lele Sangkuriang, Ikan Murah dan Kaya Manfaat

Lele Sangkuriang dikenal sebagai lele yang berasal dari sunda karena penamaan lele sangkuriang diambil dari legenda Sangkuriang.  Lele biasa dikonsumsi sebagai pecel lele, yang mudah didapat dan murah ini, selain kaya zat gizi juga membantu pertumbuhan janin dalam kandungan dan sangat baik bagi jantung karena rendah lemak.

Lele Sangkuriang, Ikan Murah dan Kaya ManfaatIkan lele (Clarias spp) merupakan ikan air tawar yang dapat hidup di tempat-tempat kritis, seperti rawa, sungai, sawah, kolam ikan yang subur, kolam ikan yang keruh, dan tempat berlumpur yang kekurangan oksigen.
Ikan lele sangkuriang adalah jenis ikan air tawar.  ikan air tawar dan payau memiliki protein tinggi, yaitu rata-rata 20 persen. Protein ikan adalah protein yang istimewa karena bukan hanya berfungsi sebagai penambah jumlah protein yang dikonsumsi, tetapi juga sebagai pelengkap mutu protein dalam menu. Continue reading Lele Sangkuriang, Ikan Murah dan Kaya Manfaat

Ikan Lele, Populer dan Banyak di Konsumsi Masyarakat

Ikan Lele, Populer dan Banyak di Konsumsi Masyarakat

Jangan anggap remeh ikan lele. Makanan yang mudah didapat dan murah ini, selain kaya zat gizi juga membantu pertumbuhan janin dalam kandungan dan sangat baik bagi jantung karena rendah lemak.

Ikan lele (Clarias spp) merupakan ikan air tawar yang dapat hidup di tempat-tempat kritis, seperti rawa, sungai, sawah, kolam ikan yang subur, kolam ikan yang keruh, dan tempat berlumpur yang kekurangan oksigen. Ikan lele termasuk dalam famili Claridae dan sering juga disebut mud fish atau catfish.
Di Indonesia, ikan lele dikenal dengan beberapa nama daerah, seperti ikan maut (Sumatera Utara dan Aceh), keling (Sulawesi Selatan), dan cepi (Bugis). Ikan lele lebih dikenal sebagai hewan karnifora karena kegemarannya makan cacing, serangga air, dan udang.
Penyebaran ikan lele di Indonesia meliputi Jawa, Sumatera, Bangka, Belitung, Kalimantan, Singkep, dan Sulawesi. Di Indonesia, terdapat lima jenis ikan lele lokal yang sangat terkenal, yakni Clarias batrachus L (lele, kalang, maut, cepi), Clarias leiacanthus Blkr (keli, penang), Clarias nieuhofi CV (lindim, lembat, kaleh), Clarias melanoderma Blkr (duri, wais, wiru), dan Clarias teysmani Blkr (lele kembang, kalang putih). Di antara kelima jenis ini, hanya Clarias batrachus L. yang paling sering dijumpai dan dipelihara karena dagingnya yang lezat.
Pada tahun 1980-an, masuklah varietas lele baru yang dikenal sebagai ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang berasal dari Afrika. Pada tahun 2000-an, mulai dikenal lele phyton. Lele ini berasal dari Pandeglang, Banten, yang merupakan hasil kawin silang antara ikan lele dumbo lokal dan eks Thailand. Sebelumnya, para ilmuwan Indonesia juga berhasil mengembangkan varietas ikan lele sangkuriang yang merupakan pengembangan dari varietas ikan lele dumbo.
Ikan lele dumbo pertama kali diekspor dari Taiwan pada tahun 1985. Menurut keterangan eksportirnya, lele dumbo merupakan hasil silangan ikan lele asal Taiwan dengan nama latin Clarias Fuscus dengan ikan lele asal Afrika dengan nama latinClarias Mozambicus. Namun penelaahan lebih lanjut mengatakan lele dumbo lebih mirip dengan ikan lele asal Afrika dengan nama latin Clarias Gariepinus.
Terlepas dari kontroversi spesies lele dumbo, diakui bahwa jenis ikan lele ini lebih produktif untuk dibudidayakan di Indonesia. Sehingga hampir semua peternak lele memilih membudidayakan lele dumbo ketimbang lele lokal (Clarias Batrachus) yang saat itu banyak dibudidayakan. Meski daging lele dumbo tak segurih lele lokal, tetap saja memelihara ikan lele dumbo jauh lebih ekonomis dibanding lele lokal.
Lele dumbo bisa tumbuh jauh lebih cepat, ukurannya lebih bongsor dan lebih tahan terhadap berbagai bibit penyakit. Namun keunggulan ikan lele dumbo semakin hari semakin pudar, karena kualitasnya terus menurun. Menurut para pakar, penurunan tersebut disebabkan karena kesalahan dalam pembenihan lele yang terjadi di masyarakat.
Banyak lele dumbo yang dikawinkan dengan kerabatnya sendiri (inbreeding). Hal ini memicu penurunan kualitas indukan lele dumbo. Karena pemijahan benih lele menggunakan calon indukan yang salah, lambat laun benih lele dumbo yang beredar di masyarakat semakin turun kualitasnya.

Budidaya Cacing Tanah Lumbricus rubellus

Budidaya cacing tanah Lumbricus rubellus kini kian menggeliat. Cacing tanah Lumbricus rubellus merupakan salah satu dari sekian banyak jenis cacing tanah yang tersebar di bumi ini.

Cacing tanah lumbricus rubellus saat ini memang belum banyak yang mengembangbiakkan sehingga ketersediaannya masih terbatas. Cacing tanah Lumbricus rubellus dapat tumbuh dan berkembang biak apabila memperoleh tempat yang memiliki cadangan makanan yang cukup dan mempunyai karakteristik tempat yang sesuai dengan habitatnya.

Budidaya Cacing tanah lumbricus rubellus pada unumnya memakan berbagai jenis bahan organik yang terdapat di dalam tanah sehingga cacing tersebut akan selalu mencari sumber makanan dan menyebabkan terbentuknya ruang udara di dalam tanah. Hal ini tentu akan menjadikan tanah menjadi lebih gembur dan subur, di samping itu  kotoran cacing tersebut memiliki kandungan yeng tidak berguna lagi bagi cacing, namun sangat dibutuhkan oleh tumbuhan. Cacing tanah Lumbricus rubellus juga dapat merombak berbagai limbah organik seperti kotoran hewan, sisa tanaman sayuran, dan sampah organik rumah tangga.

Kehadiran cacing tanah Lumbricus rubellus sebagai perombak segala macam sampah organik, dapat kita manfaatkan untuk menjaga keletarian lingkungan bahkan dapat dimanfaatkan sebagai pencetak rupiah. Cacing tanah Lumbricus rubellus dapat dibudidayakan dengan mudah hanya dengan memanfaatkan sampah organik maupun kotoran hewan (sesuai dengan keadaan di lingkungan) sebagai media awal pertumbuhannya.
Budidaya Cacing tanah Lumbricus rubellus juga sangat potensial, karena mampu merombak bahan-bahan organik tersebut dan akan semakin tumbuh dan berkembang biak sehingga populasinya menjadi lebih banyak. selain itu, cacing ini juga sangat berpotensi dalam memanfaatkan sisa makanan untuk diubah menjadi pupuk kascing dan pupuk cair yang memiliki banyak manfaat bagi tanaman.
Hasil dari pembudidayaan cacing seperti kascing, dapat meningkatkan kualitas produksi di ranah pertanian. Sehingga diharapkan dengan hadirnya cacing sebagai penghasil kascing ini, dapat mendongkrak jumlah produk pertanian. Kascing merupakan pupuk organik alami yang memiliki kandungan hara makro serta mikro yang lengkap dengan pH basa.
Kascing ini biasanya digunakan untuk pupuk tanaman sayuran, buah-buahan, selain itu juga cocok untuk pupuk padi organik. Untuk perkilo kascing, biasanya Harijadi menghargai 5.000 sampai 6.000 rupiah. Selain itu, secara langsung atau tidak, cacing tanah memiliki banyak sekali manfaat dalam kehidupan manusia.
Dimulai dari campuran pakan ternak, obat, kosmetik, hingga sebagai bahan tambahan makanan manusia. Dari manfaat tersebut, kini cacing tanah Lumbricus rubellus mulai banyak dilirik untuk dibudidayakan karena perkembangannya sangat cepat dan keuntungannya yang lumayan menggiurkan.
Kebutuhan masyarakat akan cacing tanah Lumbricus rubellus saat ini cukup besar. Salah satunya yaitu negara Korea Selatan yang membutuhkan cacing tanah lumbricus rubellus berkisar 35 ribu ton per bulannya. Di Indonesia sendiri kebutuhannya juag mulai meningkat, seiring dengan teknologi pemanfaatannya yaitu sebagai bahan baku pembuatan obat.
Mengapa demikian??.. Cacing tanah Lumbricus rubellus telah diketahui mengandung protein yang sangat tinggi, yaitu sekitar 76%, yang kadarnya melebihi daging mamalia dan ikan. Selain itu, cacing tanah Lumbricus rubellus juga mengandung alfa tokoferol (Vit E) yang banyak digunakan sebagai antioksidan.
Perkembangbiakan cacing tanah lumbricus rubellus tergolong super cepat, bahkan masa panen untuk cacing jenis lumbricus rubellus ini hanya membutuhkan waktu 40 hari. Selain cepat masa pengembangbiakannya, pemeliharaan cacing juga tidak harus memerlukan area yang luas, karena cacing dapat dikembangbiakkan di lahan yang sempit. Harga satu kilo untuk jenis cacing  lumayan tinggi, sehingga membuat budidaya cacing menjadi salah satu alternatif di bidang agri. Untuk satu kilo cacing umur 40 hari dihargai 40 – 50 ribu rupiah.
VERMIKOMPOS
Vermikompos adalah kompos yang diperoleh dari hasil perombakan bahan-bahan organik yang dilakukan oleh cacing tanah lumbricus rubellus. Vermikompos merupakan campuran kotoran cacing tanah lumbricus rubellus dengan sisa media atau pakan dalam budidaya cacing tanah lumbricus rubellus. Oleh karena itu, vermikompos merupakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan mempunyai berbagai keunggulan.
Keunggulan vermikompos cacing tanah lumbricus rubellus antara lain : 1) Vermikompos mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman seperti : N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, Mn, Al, Na, Cu, Zn, Bo dan Mo tergantung pada bahan yang digunakan, 2) Vermikompos mampu menahan air sebesar 40-60% sehingga mampu mempertahankan kelembaban 3)
Vermikompos mampu memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH tanah, 4) Vermikompos sebagai sumber nutrisi mikroba tanah yang membantu proses penghancuran limbah organik dan menigkatkan kesuburan, 5) Tanaman hanya dapat mengkonsumsi nutrisi dalam bentuk terlarut. Cacing tanah berperan mengubah nutrisi yang tidak terlarut menjadi bentuk terlarut.
Bahan pembuatan vermikompos  cacing tanah Lumbricus rubellus adalah semua bahan organik seperti jerami padi, limbah pasar, limbah dapur rumah tangga, kotoran ternak (sapi, kerbau, kambing, domba, ayam, kuda dan isi rumen). Proses pembuatannya sebagai berikut : semua bahan organik (rumput-rumputan, jerami padi, sampah daun, dan sisa sayuran), dicacah dan dicampur, kemudian disusun bergantian dengan kotoran ternak, ditutup dengan terpal atau karung beras, diaduk 3 hari sekali hingga 2 minggu, dan kompos siap digunakan sebagai media cacing tanah lumbricus rubellus.
Kompos yang sudah jadi dimasukkan ke dalam ember, kemudian masukkan cacing tanah lumbricus rubellus ke dalam ember tersebut, dan vermikompos siap digunakan. Vermikompos dapat dipanen dalam jangka waktu 40 hari, ditandai dengan warnanya hitam kecoklatan hingga hitam, tidak berbau, bertekstur remah dan matang (C/N <20). Cacing tanah yang digunakan adalah Eisenia foetida dan lumbricus rubellus. Dari bahan baku dan pakan yang digunakan selama 40 hari, maka akan diperoleh kurang lebih 70% vermikompos.
Vermikompos cacing tanah lumbricus rubellus dapat dipanen dalam jangka waktu 40 hari, ditandai dengan warnanya hitam kecoklatan hingga hitam, tidak berbau, bertekstur remah dan matang (C/N <20). Cacing tanah yang digunakan adalah Eisenia foetida dan cacing tanah lumbricus rubellus. Kualitas vermikompos tergantung pada media yang digunakan, pakan yang digunakan, jenis cacing tanah dan umur vermikompos.
Aplikasi vermikompos sebagai berikut : Tanaman dalam pot dianjurkan untuk menggunakan 1 kg vermikompos dicampur dengan 3 kg tanah. Apabila tanaman pada lahan/sawah sebaiknya menggunakan 6-10 kg vermikompos setiap 10m2 luas lahan atau 6-10 ton/ha. Untuk takaran penggunaan ini disesuaikan dengan jenis tanaman dan tingkat kesuburan tanah yang akan dipupuk.

Karakteristik dan Spesies Cacing Tanah

Cacing tanah lumbricus rubellus adalah hewan kecil panjang, sempit, berbentuk silinder, simetrik bilateral,bersegmen, dan tidak memiliki kerangka (tulang). Biasanya masa hidup cacing tanah lumbricus rubellus berkisar antara 3 hingga 7 tahun, bergantung kepada spesies dan situasi ekologinya. Cacing tanah memiliki berjuta pemfiksasi nitrogen dan mikroba dekomposer di dalam saluran pencernaannya.
Cacing tanah lumbricus rubellus memiliki kemoreseptor yang membantunya mendapatkan makanan. Tubuhnya mengandung 65% protein (70-80% dari bahan kering adalah protein berkualitas tinggi yang kaya akan asam amino lysin), 14% lemak, 14% karbohidrat, dan 3% abu (Edwards dan Lofty, 1972; Edwards dan Bohlen 1996; Visvanathan et al., 2005 dalam Sinha, 2010).
Cacing tanah lumbricus rubellus hidup di berbagai habitat, khususnya di habitat yang gelap dan lembab. Cacing tanah dapat bertoleransi pada kisaran temperatur 5°C hingga 29°C. Temperatur optimal untuk cacing tanah melangsungkan hidupnya adalah pada 20°C hingga 25°C dan kelembaban 60-75%. Cacing tanah lumbricus rubellus bereproduksi dengan sangat cepat. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa cacing tanah menggandakan jumlahnya setiap 60-70 hari.
Pada kondisi lingkungan yang optimum, cacing tanah lumbricus rubellus dapat melipatgandakan jumlahnya menjadi 28 atau 256 ekor cacing setiap 6 bulan dari satu individu cacing. Setiap 256 ekor cacing yang dihasilkan tersebut melipatgandakan kembali jumlahnya pada proporsi yang serupa sehingga menghasilkan biomassa cacing yang sangat besar dalam jangka waktu yang pendek. Total siklus hidup cacing tanah lumbricus rubellus berkisar selama 220 hari. Mereka memproduksi 300-400 keturunan dalam satu siklus hidupnya. Cacing tanah melanjutkan perkembangbiakan selama hidupnya

Tempat wisata edukasi di Bogor Paling Murah

Bogor, yang dikenal dengan sebutan “Kota Hujan,” tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga berbagai tempat wisata edukasi yang menarik dan terjangkau. Berikut adalah beberapa tempat wisata edukasi di Bogor yang bisa kamu kunjungi tanpa harus menguras kantong.

1. Kebun Raya Bogor

  • Deskripsi: Kebun Raya Bogor adalah salah satu kebun botani tertua di Asia Tenggara. Di sini, pengunjung dapat belajar tentang berbagai jenis tanaman dan ekosistem.
  • Harga Tiket: Sekitar Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.
  • Aktivitas: Berjalan-jalan, menikmati pemandangan, dan mengunjungi museum.

2. Museum Zoologi

  • Deskripsi: Museum ini menyimpan berbagai koleksi hewan, baik yang diawetkan maupun yang sedang hidup. Cocok untuk anak-anak yang ingin belajar tentang fauna.
  • Harga Tiket: Gratis.
  • Aktivitas: Mengamati dan belajar tentang berbagai spesies hewan.

3. SentulFresh

  • Deskripsi: Sentul Fresh adalah tempat wisata edukasi yang mengedukasi pengunjung tentang pertanian organik dan keberlanjutan. Pengunjung dapat langsung terlibat dalam aktivitas berkebun dan belajar cara menanam sayuran.
  • Harga Tiket: Sekitar Rp 100.000.
  • Aktivitas: Mengikuti workshop berkebun, berinteraksi dengan alam, dan menikmati hasil pertanian segar.
Kontak Kami

4. The Jungle Waterpark

  • Deskripsi: Selain menjadi tempat bermain air, waterpark ini juga memberikan informasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
  • Harga Tiket: Sekitar Rp 100.000 pada hari biasa.
  • Aktivitas: Bermain air sambil belajar tentang konservasi.

5. Taman Safari Indonesia

  • Deskripsi: Meski sedikit lebih mahal, Taman Safari menawarkan pengalaman belajar tentang satwa liar dan pelestariannya.
  • Harga Tiket: Sekitar Rp 200.000 untuk dewasa dan Rp 170.000 untuk anak-anak.
  • Aktivitas: Melihat berbagai satwa dan mengikuti pertunjukan edukasi.

6. Kampung Budaya Sindangbarang

  • Deskripsi: Kampung ini memperkenalkan budaya Sunda melalui berbagai aktivitas tradisional.
  • Harga Tiket: Sekitar Rp 10.000.
  • Aktivitas: Belajar membuat kerajinan tangan, memasak makanan tradisional, dan mengenal kebudayaan Sunda.

7. Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek)

  • Deskripsi: Tempat ini menawarkan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengunjung dapat mengikuti berbagai workshop.
  • Harga Tiket: Bervariasi, biasanya gratis untuk acara tertentu.
  • Aktivitas: Mengikuti seminar dan workshop edukatif.