Pertanian Produk Sentulfresh Tanaman

Tanaman Betadine (Jatropha mulitifida Linn) di Sentulfresh

Tanaman Betadine (Jatropha mulitifida Linn) di Sentulfresh – Sekilas timbul rasa penasaran mendengar kata “tanaman Betadine“. Apakah benar-benar tanaman ini menyembuhkan layaknya obat betadine, menyembuhkan luka?; Bagaimana sih bentuk dari tanaman ini dan apakah sulit untuk mengembang biakannya?

Bagaimana cara menghentikan darah yang keluar dari luka kecil dengan menggunakan tanaman betadine? berikut cara pengobatannya:

(1) Bersihkan luka dengan menggunakan air bersih, usahakan air panas

(2)  Ambil/petik daun betadine sampai ke ujung tangkainya.  Tidak berapa lama akan keluar cairan putih dari pangkal daun tersebut.

(3)  Tempelkan ke luka dengan segera, tahan selama beberapa waktu

(4)  Jika Luka belum sembuh, lakukan tahapan ke dua hingga tahapan ketiga.

Tanaman Betadine (Jatropha mulitifida Linn) di SentulfreshJatropha multifida Linn oleh masyarakat Bengkulu digunakan sebagai tanaman hias, sebagian masyarakat ada yang menggunakan sebagai tanaman untuk obat luka baru. Itulah sebabnya maka dikenal dengan tanaman betadine. Batang tanaman Jatropha multifida Linn mengandung senyawa flavonoid.  Senyawa flavonoid diisolasi total dari batang tanaman Jatropha multifida Linn, kemudian diujicobakan untuk melihat peningkatan jumlah trombosit pada Mus musculus.(sumber: http://ejournal.undip.ac.id)

Dari definisi diatas kita lihat bahwa kandungan senyawa Flavonoid di dalam tanaman betadine ini yang bisa menyembuhkan luka. Luka yang bisa disembuhkan umumnya adalah luka ringan seperti tergores bambu, tergores pisau, luka akibat jatuh, dan lain-lain.

Flavonoid

Flavonoid, juga dikenal sebagai bioflavonoid adalah kelas phytochemical yang hanya bisa disintesis oleh tanaman.Flavonoid merupakan pigmen penting yang bertanggung jawab pada pigmentasi kelopak bunga.

Flavonoid hanya bisa ditemukan dalam makanan yang berasal dari tumbuhan.Flavanoid terdapat dalam jumlah melimpah pada sejumlah besar buah-buahan dan sayuran.Beberapa sumber makanan kaya bioflavonoid adalah jeruk, stroberi, blueberry, bawang merah, kacang-kacangan, ginkgo biloba, dan bayam.Teh hijau, teh hitam, dan teh putih juga sangat kaya akan flavonoid.

Flavonoid tanaman betadine mampu bertindak sebagai antioksidan dan berfungsi menetralisir radikal bebas dan dengan demikian meminimalkan efek kerusakan pada sel dan jaringan tubuh.Radikal bebas adalah molekul yang sangat reaktif dan tidak stabil akibat telah kehilangan elektron.

Flavonoid sebagai antioksidan membantu menetralisir dan menstabilkan radikal bebas sehingga tidak lagi merusak sel-sel dan jaringan sehat. Pada gilirannya, flavonoid memberikan perlindungan terhadap sejumlah penyakit termasuk kanker, penyakit jantung, diabetes, tumor, dll.

Flavonoid juga membantu mencegah aterosklerosis atau penyakit yang ditandai dengan pengendapan lemak dalam dinding arteri. Deposisi tersebut mempersempit arteri dan dengan demikian menghambat aliran darah ke organ-organ vital tubuh seperti jantung dan otak.

One comment

Leave a Reply