Tanaman Buah Naga atau Dragon Fruit, tanaman yang Indah dan Eksotik

Tanaman Buah naga

Tanaman Buah naga atau dragon fruit merupakan salah satu jenis tanaman buah yang memiliki daya tarik tersendiri. Buahnya sangat tepat disajikan dalam setiap acara sarapan maupun di sela-sela waktu.

Tanaman buah naga ini punya rasa yang khas berupa kombinasi antara rasa manis, asam, dan sedikit gurih menyegarkan. Selain itu, buahnya pun mengandung zat-zat berkhasiat sebagai obat. Oleh karena itu, bila tanaman ini dikembangkan lebih lanjut, maka tidak tertutup kemungkinan bahwa buah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi suatu industri bahan pewarna alami.

Tanaman Buah naga semakin marak di beberapa kota besar di Indonesia. Jumlah permintaan untuk pasar lokal belum mampu dipenuhi oleh produksi di dalam negeri. Akibatnya, di beberapa supermarket di kota-kota besar dibanjiri buah naga dari mancanegara. Padahal, kondisi iklim Indonesia sangat mendukung pengembangan tanaman ini.

Tanaman Buah Naga Enak

Oleh karena itu, dalam artikel ini dijelaskan secara terperinci mengenai budi daya tanaman buah naga mulai dari pembudidayaan di kebun sampai pembudidayaan di pot dan di halaman.

Budi Daya Tanaman Buah Naga di Kebun
Pembudidayaan buah naga untuk tujuan bisnis dilakukan di kebun. Namun, sebelum kegiatan pembudidayaan ini dilakukan, perlu persiapan yang matang agar diperoleh hasil yang maksimal. Bahkan setelah bibit ditanam, tindakan perawatan pun harus dilakukan seefektif mungkin. Menurut Sinarta Hardjadinata (2010), langkah-langkah pembudidayaan buah naga tersebut sebagai berikut.
1. Pengolahan Tanah
Agar tanaman buah naga dapat tumbuh dengan baik, tanah harus diolah terlebih dahulu. Tanaman buah naga akan tumbuh baik di tanah yang gembur. Ini disebabkan perakaran tanaman ini tumbuh merayap di permukaan tanah. Bila tanahnya terlalu keras atau liat, akar tidak dapat berpegangan erat pada tanah.

Pengolahan tanah untuk buah naga tidak terlalu sulit. Namun, sebelum digemburkan terlebih dahulu tanahnya dibersihkan dari gulma dan rerumputan. Hal ini sangat dianjurkan untuk menghindari serangan hama dan penyakit. Setelah bersih, tanah digemburkan dengan cara dicangkul sedalam satu cangkulan, kemudian dibolak-balik. Tanah yang sudah digemburkan selanjutnya dibuat lubang-lubang tanam.

2. Sistem Pengairan
Untuk sistem pengairan pada lahan disesuaikan dengan kondisi lahan, sistem cara tanamnya, dan pengadaan sumber air yang ada di sekitar lahan. Bisa mengguanakan cara pengairan tradisional yaitu sistem leb dengan menggunakan parit sedalam 20 cm yang dibuat di sekitar barisan tanaman atau juga dapat menggunakan sistem pengairan pipa yang dibuat sedemikian rupa untuk mengalirkan air pada seluruh tanaman.

3. Penanaman
Setelah tanah diolah dan digemburkan, batang stek atau bibit buah naga yang sudah disiapkan dapat segera ditanam. Ada dua sistem penanaman buah naga, yaitu sistem tunggal dan sistem kelompok.
Penanaman buah naga sistem tunggal dilakukan dengan menggunakan satu tiang panjatan. Pada tiang panjatan tersebut ditanam tiga atau empat bibit buah naga. Pembuatan lubang tanah disesuaikan dengan ukuran panjang bibit. Bibit yang ditanam harus merapat pada tiang panjatan sedalam 5-7 cm. Setelah ditanam, bibit diikat kuat pada tiang panjatan menggunakan tali raffia atau mengguanakan kawat supaya bibit tidak roboh.

Penanaman buah naga sistem kelompok dilakukan dengan menggunakan dua atau lebih tiang panjatan. Tiang panjatan ini dibuat mirip dengan tiang untuk menjemur pakaian dengan panjang 4 m yang dapat menampung 20-26 tanaman buah naga. Jarak tanam antarbaris 30 cm dan antar tanaman dalam baris juga 30 cm. Bibit dirapatkan dan diikat pada tiang panjatan seperti penanaman buah naga sistem tunggal.

Budi Daya Buah Naga di Pot
Buah naga yang ditanam di pot dapat digunakan sebagai tanaman hias untuk memperindah halaman rumah sekaligus dapat dinikmati buahnya. Kelebihan penanaman buah naga di pot adalah bisa dipindahkan dan diatur letak tanamannya sesuai keinginan. Menurut Tim Karya Tani Mandiri (2010), langkah-langkah pembudidayaan buah naga di pot adalah sebagai berikut.
1. Penyediaan Pot
Pot yang digunakan dapat terbuat dari bahan semen, plastik, tanah liat atau drum bekas yang dipotong. Namun, pot dari bahan tanah liat adalah yang paling ideal karena tanaman buah naga membutuhkan perubahan suhu yang drastis dari siang ke malam dalam proses pembungaan. Ukuran pot yang digunakan semakin besar semakin baik, minimal berdiameter sekitar 40 cm.
 2. Penyediaan Tiang Panjatan
Tiang panjatan yang digunakan terbuat dari besi beton berdiameter 8-10 cm atau balok kayu yang kuat dan tahan lama karena usia buah naga yang bisa mencapai puluhan tahun. Tinggi tiang antara 150-200 cm disesuaikan dengan besar pot. Pada bagian bawah tiang diberi kaki-kaki penguat agar nantinya bisa kuat dan tidak mudah goyah. Untuk tiang dari besi beton, bagian yang terpendam dalam tanah bisa diberi aspal untuk menghindari karat. Untuk bagian atas tiang diberi piringan yang berbentuk seperti setir mobil yang berfungsi untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.
3. Penyediaan Media Tanam
Bahan-bahan media tanam yang digunakan adalah pasir, tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 2 : 1 : 3 : 1. Dapat juga ditambahkan bubuk batu bata merah secukupnya dan dolomit sebanyak 100 g dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut. Kemudian media tanam disiram dengan air hingga kondisi jenuh dan dibiarkan selama sehari semalam.
4. Penanaman Bibit
Bibit yang dipilih adalah bibit yang besar dari batang tua yang berwarna hijau tua keabuan dan bebas dari penyakit. Ukuran bibit minimal 30 cm. Bibit ditanam di sekitar tiang panjatan dengan kedalaman 10 cm. Setelah ditanam, media tanam ditekan-tekan agar bibit tidak mudah roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan air dan diletakkan di tempat terbuka yang tidak ternaungi sehingga terkena sinar matahari yang full.

Manfaat Yoghurt sebagai Masker Wajah

Menggunakan masker wajah adalah cara yang baik untuk menambah kelembaban kulit,membantu mencegah jerawat atau menghilangkan minyak pada wajah. Salah satu masker wajah alami dan baik digunakan adalah masker dari yoghurt.Menggunakan masker yoghurt dua sampai tiga kali seminggu dapat menjaga kulit wajah tetap sehat dan bersinar tanpa harus membeli produk masker wajah yang mahal.
yoghurt sebagai masker wajahYoghurt adalah makanan bergizi yang dapat membantu pencernaan dan menyediakan mineral seperti kalsium dan zink yang bermanfaat untuk tulang kuat, gigi dan sistem kekebalan tubuh.Yoghurt juga memiliki banyak manfaat ketika dioleskan pada kulit. Ketika menggunakan yoghurt untuk masker wajah, pastikan bahwa yoghurt yang pakai adalah yoghurt plain (tanpa rasa) dan memiliki bakteri aktif di dalamnya. Sehingga manfaatnya maksimal.
Berikut ini adalah beberapamanfaat yoghurt sebagai masker wajah.
1. Mencegah Penuaan Dini
Yoghurt mengandung asam laktat, salah satu asam alpha hydroxy yang dapat membantu menghaluskan kulit kering dan mencegah penuaan dini seperti garis-garis halus, keriput dan bintik-bintik pada kulit. Masker yoghurt dapat membantu mengelupas kulit mati yang menumpuk di pori-pori kulit yang menyebabkan penampilan kulit menjadi kusam. Asam laktat pada yoghurt juga dapat menutup pori-pori besar pada kulit sehingga dapat menjadikan penampilan kulit lebih muda. Untuk perawatan anti-penuaan dan pengelupasan kulit, gunakan yoghurt plain yang dibuat dengan susu murni, oleskan lapisan tebal yoghurt plain pada wajah kemudian biarkan hingga selama 20 menit dan bilas dengan air hangat.
2. Melawan Jerawat
Yoghurt memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur, sehingga cocok untuk jenis kulit rawan jerawat dan kaya akan zink yang dikenal dapat membantu menyembukan bekas jerawat.Yoghurt juga dapat membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat dan menjaga kulit tetap segar dan bersih secara alami. Untuk melawan jerawat, gunakan plain yoghurt yang dibuat dengan susu skim. Oleskan yoghurt skim ke bekas dan daerah yang rawan jerawat sampai yoghurt meresap kulit. Biarkan lapisan yoghurt selama 30 menit dan bilas dengan air hangat.
3. Menjadikan Kulit Tetap Putih
Yoghurt memiliki efek pemutih pada kulit bila digunakan secara teratur. Masker yoghurt sangat cocok untuk kulit yang penuh bercak dan rusak karena faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari terlalu banyak.
4. Yoghurt Memberikan Kelembaban dan Membuat Kulit Terlihat Cerah
Lakukan fasial dengan yoghurt dua atau tiga kali seminggu dan kulit akan menjadi lebih halus dan lembut. Pembuatannnya hanya menggunaka yoghurt plain di seluruh wajah setelah mencuci muka dan bersihkan setelah 10 menit dengan air hangat. Selain itu, dapat dicampurkan beberapa sendok makan yoghurt dengan sedikit sari lemon untuk membuat kulit lebih cerah dan warnanya sama rata. Gunakan sebanyak tiga kali dalam seminggu dan kulit lebih cerah dan bercahaya.
5. Yoghurt Sangat Baik untuk Mengurangi Kulit Terbakar
Kandungan zink pada yoghurt sangat baik untuk mengurangi kulit terbakar. Tambahkan essential oil dari bunga chamomile pada segenggam yoghurt kemudian aplikasikan pada daerah yang terbakar.

Media Tanam Organik, Cocok Untuk hobbies Tanaman Organik

Media Tanam Organik – Di  lingkungan banyak sekali material yang dapat dimanfaatkan untuk membuat media tanam organik mulai dari yang alami hingga yang sintetis.

Namun untuk menjaga kualitas tanaman yang dihasilkan maka perlu adanya pemilihan media sebagai media tanam. Selain yang berkualitas perlu adanya upaya untuk menghasilkan tanaman yang aman dari bahan kimia (tanaman organik).

Tanaman organik dapat dihasilkan dari mulai awal penanaman, penggunaan media, dan pemeliharaan tanaman dari berbagai hama penyakit.

Kompos sebagai media tanam yang Baik

Pada kesempatan ini yang akan saya bahas lebih ke berbagai media tanam yang umumnya banyak digunakan, antara lain:
Tanah. Tanah yang baik untuk media tanam sebaiknya diambil dari lapisan bagian (top soil). Secara umum terdapat dua tipe tanah yaitu yang harus diperhatikan yakni tanah pasir dan tanah lempung.

Tanah yang berpasir memiliki kemampuan drainase yang baik, cepat mengalirkan air namun kelemahannya tanah tersebut buruk dalam menyimpan air sebagai cadangan. Sedangkan tanah lempung lebih sulit ditembus oleh air sehingga akan membuat air tergenang dalam media tanam. Tanah yang baik untuk media tanaman tidak terlalu berpasir dan tidak terlalu lempung, melainkan harus gembur.

Kompos. Kompos merupakan bahan organik yang berfungsi sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman. Kompos yang digunakan untuk media tanam adalah kompos padat, silahkan baca jenis dan karakteristik pupuk kompos. Hampir semua jenis kompos padat bisa digunakan sebagai bahan baku media tanam.

Penambahan bahan-bahan organik seperti kompos atau humus pada media tanam bisa memperbaiki struktur fisik tanah dan meningkatkan kapasitas tukar kation. Kompos yang ditambahkan sebaiknya berupa kompos yang telah matang. Kompos yang belum matang berpotensi mendatangkan hama dan penyakit. Selain itu unsur haranya sulit diserap tanaman karena belum terurai secara penuh.

Selain kompos, bisa juga memanfaatkan humus yang didapatkan dari hutan. Tanah humus memiliki kandungan unsur hara yang tinggi. Bila lokasi anda dekat dengan hutan, tanah humus bisa dicari dengan mudah. Tempat-tempat terbaik adalah disekitar tanaman pakis-pakisan.

Unsur bahan organik lain juga bisa digunakan sebagai pengganti kompos atau humus seperti pupuk kandang atau pupuk hijau. Hanya saja perlu digarisbawahi, sebaiknya gunakan pupuk kandang atau hijau yang telah matang benar dan teksturnya sudah berbentuk granul seperti tanah. Penggunaan pupuk kandang yang belum matang beresiko membawa hama dan panyakit pada tanaman.

Arang sekam atau sabut kelapa. Arang sekam merupakan hasil pembakaran tak sempurna dari sekam padi. Arang sekam berguna untuk meningkatkan kapasitas porositas tanah. Penambahan arang sekam pada media tanam akan memperbaiki struktur media tanam karena mempunyai partikel-partikel yang berpengaruh pada pergerakan air, udara dan menjaga kelembaban.

Manfaat arang sekam adalah bisa menetralisir keasaman tanah, menetralisir racun, meningkatkan daya ikat tanah terhadap air, merangsang pertumbuhan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman, menjadikan tanah gembur sehingga memperbaiki drainase dan aerasi tanah. Arang sekam lebih baik dibanding sekam padi, karena arang sekam sudah mengalami pembakaran yang bisa menghilangkan bibit penyakit atau hama yang mungkin saja terikut.

Selain arang sekam, bisa juga digunakan sisa-sisa sabut kelapa (coco peat). Sabut kelapa mempunyai sifat seperti arang sekam. Media tanam sabut kelapa cocok digunakan di daerah yang kering dengan curah hujan rendah. Sabut diambil dari bagian kulit kelapa yang sudah tua.

Demikian yang dapat saya informasikan, terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel ini. Semoga dapat bermanfaat.

Kompos sebagai Media Tanam yang Baik

Kompos sebagai media tanam yang Baik – Media tanam merupakan faktor penting yang sangat menentukan dalam kegiatan bercocok tanam. Media tanam akan menentukan baik atau tidaknya pertumbuhan tanaman yang pada akhirnya mempengaruhi hasil produksi.

Jenis-jenis media tanam sangat banyak dan beragam seiring dengan berkembangnya teknologi sehingga berbagai metode bercocok tanam mulai bermunculan.

Kompos sebagai media tanam yang Baik

Kebutuhan masing-masing tanaman akan sifat dan karakteristik media tanam tidaklah sama. Tanaman buah membutuhkan karakteristik media tanam yang berbeda dengan tanaman sayuran, karena tanaman buah memerlukan media tanam yang solid agar bisa menopang pertumbuhan tanaman yang relatif lebih besar, sedangkan jenis tanaman sayuran daun lebih memerlukan media tanam yang gembur dan mudah ditembus akar.

Dari hal ini saja sudah jelas sekali bahwa kebutuhan tanaman akan karakteristik dan sifat media yang dibutuhkan berbeda-beda.

Secara umum, kompos sebagai media tanam memiliki fungsi untuk menopang tanaman, memberikan nutrisi dan menyediakan tempat bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Lewat media tanam tumbuh-tumbuhan mendapatkan sebagian besar nutrisinya. Untuk budidaya tanaman dalam wadah pot atau polybag, media tanam dibuat sebagai pengganti tanah.

Oleh karena itu, media yang digunakan harus bisa menggantikan fungsi tanah bagi tanaman. Media tanam yang baik harus memiliki sifat-sifat fisik, kimia dan biologi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Kompos sebagai Media tanam yang baik harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut:
Mampu menyediakan ruang tumbuh bagi akar tanaman, sekaligus juga sanggup menopang tanaman. Artinya, media tanam harus gembur sehingga akar tanaman bisa tumbuh baik dan sempurna, akan tetapi masih cukup solid memegang akar dan menopang batang agar tidak roboh. Apabila media terlalu gembur, pertumbuhan akar akan leluasa namun tanaman akan terlalu mudah tercerabut. Sebaliknya apabila terlalu padat, akar akan kesulitan untuk tumbuh.

Memiliki porositas yang baik, artinya bisa menyimpan air sekaligus juga mempunyai drainase (kemampuan mengalirkan air) dan aerasi (kemampuan mengalirkan oksigen) yang baik. Media tanam harus bisa mempertahankan kelembaban tanah namun harus bisa membuang kelebihan air. Media tanam yang porous mempunyai rongga kosong antar materialnya.

Media tersebut tersebut bisa ditembus air, sehingga air tidak tergenang dalam pot atau polybag. Namun disisi lain ronga-rongga tersebut harus bisa menyerap air (higroskopis) untuk disimpan sebagai cadangan dan mempertahankan kelembaban.

Menyediakan unsur hara yang cukup baik makro maupun mikro. Unsur hara sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara ini bisa disediakan dari pupuk atau aktivitas mikroorganisme yang terdapat dalam media tanam. Media yang baik tidak mengandung bibit penyakit, media tanam harus bersih dari hama dan penyakit.

Hama dan penyakit yang terkandung dalam media tanam dapat menyerang tanaman dan menyebabkan kematian pada tanaman. Media tanam tidak harus steril karena banyak mikrooganisme tanah yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi tanaman, namun harus higienis dari bibit penyakit.

Salah satu media yang baik untuk digunakan sebagai bahan dasar media adalah kompos sebagai media tanam. Kompos sebagai media tanam yang baik karena selain dapat menggantikan fungsi tanam, juga dapat dijadikan sebagai sumber nutrisi dan sebagai tempat bertopangnya akar tanaman sehingga dapat tumbuh subur. Selain itu kompos juga menyediakan unsur hara yang cukup yang keberadaannya sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Kompos juga memiliki porositas yang baik, dalam artian dapat mengikat dan menyimpan air dan apabila kandungan air terlalu banyak maka air tersebut akan terlewatkan, sehingga kebutuhan tanaman akan air dapat tetap terjaga. namun lebih baiknya pembuatan media tidak hanya penggunaan komps saja, namun juga perlu adanya tambahan tanah sebagai penguat dan penopang akar tanaman.

Jenis Kompos Sebagai Media Tanam Yang Baik

Di Indonesia, terdapat berbagai jenis kompos yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian. Berikut adalah beberapa jenis kompos yang umum di Indonesia:

  1. Kompos Sampah Organik: Kompos ini dihasilkan dari pengomposan bahan-bahan organik dari sampah rumah tangga, seperti sisa makanan, kulit buah, sayuran, dan daun. Proses pengomposan mengubah bahan organik ini menjadi humus yang kaya akan nutrisi. Kompos sampah organik dapat dihasilkan melalui metode pengomposan sederhana di rumah atau melalui pengomposan skala besar di fasilitas daur ulang.
  2. Kompos Jerami: Kompos jerami dibuat dari pengomposan jerami atau sisa tanaman hasil panen. Jerami merupakan bahan organik yang kaya akan karbon dan mengandung sedikit nutrisi. Dengan pengomposan yang tepat, jerami dapat diubah menjadi kompos yang lebih kaya nutrisi dan bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah.
  3. Kompos Kotoran Ternak: Kompos ini berasal dari pengomposan kotoran ternak, seperti kotoran sapi, kambing, ayam, dan lain-lain. Kotoran ternak mengandung nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Proses pengomposan membantu mengurai kotoran ternak menjadi bentuk yang lebih stabil dan bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.
  4. Kompos Sisa Pertanian: Kompos dari sisa pertanian termasuk sisa-sisa tanaman yang tidak digunakan setelah panen, seperti tangkai, batang, dan daun yang tidak layu. Pengomposan sisa pertanian ini membantu mengembalikan nutrisi ke dalam tanah dan mengurangi pembakaran sampah pertanian yang dapat menyebabkan pencemaran udara.
  5. Kompos Limbah Organik Industri: Beberapa industri, seperti industri makanan dan minuman, menghasilkan limbah organik seperti ampas atau sisa-sisa produksi. Limbah ini dapat diolah menjadi kompos melalui pengomposan yang tepat. Pengolahan limbah organik industri menjadi kompos membantu mengurangi dampak negatif pada lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai pupuk organik.
  6. Kompos Rumput Laut: Di daerah pesisir, kompos juga bisa dihasilkan dari rumput laut. Rumput laut mengandung berbagai nutrisi dan mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanah. Pengomposan rumput laut dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah di daerah pesisir yang sering mengalami kekurangan unsur hara.
  7. Kompos Bokashi: Bokashi adalah metode pengomposan yang menggunakan mikroorganisme pengurai yang telah diaktivasi. Bahan organik, seperti sisa makanan, dicampur dengan mikroorganisme bokashi dan fermentasi terjadi dalam wadah tertutup. Kompos bokashi sangat baik untuk pemupukan dan juga mengurangi bau busuk selama proses pengomposan.

Penggunaan kompos sebagai pupuk organik memiliki berbagai manfaat, termasuk meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan kapasitas menahan air, meningkatkan pertumbuhan akar tanaman, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia berbahaya. Penerapan pengomposan juga mendukung praktik pertanian berkelanjutan dan membantu mengurangi limbah organik yang berakhir di tempat pembuangan sampah. Dalam menghasilkan kompos, penting untuk memperhatikan proses pengomposan yang benar, seperti memperhatikan rasio karbon dan nitrogen serta menjaga kelembaban dan sirkulasi udara agar penguraian bahan organik berjalan dengan efisien.

Pengolahan Kompos

Pengolahan kompos yang baik memerlukan perhatian pada beberapa faktor penting untuk memastikan proses pengomposan berjalan dengan efisien dan menghasilkan kompos berkualitas tinggi. Berikut adalah langkah-langkah cara pengolahan kompos yang baik:

  1. Pemilihan Bahan Organik yang Tepat: Pilih bahan organik yang sesuai untuk proses pengomposan. Bahan-bahan seperti sisa makanan, jerami, daun, rumput, kotoran ternak, dan limbah pertanian merupakan bahan-bahan yang umum digunakan. Pastikan bahan organik yang dipilih bersih dari bahan-bahan non-organik seperti plastik atau logam.
  2. Penggilingan atau Pencacahan (Opsional): Untuk mempercepat proses pengomposan dan meningkatkan permukaan kontak, bahan organik besar bisa digiling atau dicacah menjadi ukuran yang lebih kecil.
  3. Pemilihan Tempat Pengomposan: Pilih lokasi yang tepat untuk pembuatan kompos. Tempat pengomposan sebaiknya terlindung dari sinar matahari langsung dan hujan berlebihan. Tempat yang teduh dan memiliki akses udara yang cukup akan memfasilitasi proses penguraian.
  4. Persiapan Tumpukan Kompos: Susun bahan organik secara lapisan atau campuran dalam bentuk tumpukan kompos. Usahakan untuk menyesuaikan rasio bahan “hijau” (sisa makanan, rumput, daun segar) dengan bahan “cokelat” (jerami, daun kering) dengan perbandingan sekitar 2:1 atau 3:1. Rasio ini membantu mencapai keseimbangan karbon dan nitrogen yang optimal untuk penguraian.
  5. Penambahan Air: Pastikan tumpukan kompos memiliki tingkat kelembaban yang tepat, yaitu sekitar 50-60%. Jika tumpukan terlalu kering, tambahkan air untuk menjaga kelembaban. Jika terlalu basah, tambahkan bahan cokelat atau gulingkan tumpukan untuk meningkatkan sirkulasi udara.
  6. Pembalikan Tumpukan: Setelah beberapa minggu, baliklah tumpukan kompos dengan mencampurkan bagian tengah dengan bagian luar. Pembalikan tumpukan membantu mempercepat proses penguraian dan meratakan kompos.
  7. Pemantauan dan Perawatan: Pantau suhu tumpukan kompos secara teratur. Proses pengomposan yang efektif akan meningkatkan suhu tumpukan menjadi panas. Suhu yang tinggi membantu membunuh patogen dan biji gulma yang tidak diinginkan. Pastikan juga kelembaban tetap optimal dan tambahkan air jika diperlukan.
  8. Penyimpanan dan Kematangan: Setelah proses pengomposan selesai, biarkan kompos matang selama beberapa minggu sebelum digunakan. Kompos yang matang akan berwarna gelap, bau yang tidak terlalu menyengat, dan tekstur yang seragam.
  9. Penggunaan Kompos: Gunakan kompos yang telah matang sebagai pupuk organik untuk tanaman Anda. Sebarkan kompos di sekitar tanaman atau campurkan ke dalam tanah untuk meningkatkan kesuburan dan struktur tanah.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengolah kompos dengan baik dan menghasilkan pupuk organik yang kaya akan nutrisi serta mendukung pertumbuhan tanaman dengan lebih baik. Pengomposan yang tepat juga membantu mengurangi limbah organik dan memberikan dampak positif pada keberlanjutan lingkungan

Manfaat Yoghurt untuk Diet, Panduan bagi Wanita Melangsingkan Tubuh

Yoghurt menjadi salah satu jenis minuman favorit karena rasanya yang unik, berupa rasa asam manis segar dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh diantara manfaat yoghurt untuk diet.

Minuman yang berasal dari fermentasi susu ini juga baik untuk mereka yang sedang menjalankan program diet, karena yoghurt merupakan makanan rendah kalori dan dapat membantu mengurangi lemak perut. Bukan hanya baik dalam membantu program diet, yoghurt dikenal juga memiliki beberapa manfaat lain yang tak kalah peting diantaranya untuk kesehatan dan kecantikan kulit, khususnya untuk para wanita yang menginginkan kulit halus dan wajah tampak cantik bersinar.

Selain itu, yoghurt juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit, akibat dari kinerja bakteri baik di usus yang menyebabkan usus menjadi bersih. Serta masih banyak manfaat lain dari minuman fermentasi susu ini. Oleh karena itu sangat disarankan untuk mengkonsumsi minuman yoghurt sebagai minuman yang menunjang dan melengkapi kesehatan. Berikut akan diulas sedikit tentang manfaat yoghurt untuk diet.

Satu cangkir polos, yoghurt untuk diet (tanpa lemak) memiliki sekitar 110 kalori, sehingga memungkinkan untuk membantu program diet. Sebuah studi menemukan bahwa peserta yang menambahkan yoghurt ke dalam diet mereka mampu mempercepat upaya penurunan berat badan mereka. Cara mengkonsumsi yoghurt untuk diet ( rendah lemak) yaitu untuk sarapan atau makan siang sekali atau dua kali sehari, bersama dengan dengan diet sehat dan latihan sehari-hari.
Yoghurt dinilai sebagai pengganti makanan, karena dengan yoghurt dapat membantu mengurangi lemak di bagian lingkar pinggang penderita obesitas. Bagi penderita obesitas yang selama 12 minggu harus mengurangi kalori dari makanan dan mengkonsumsi yoghurt tiga kali sehari, ternyata mengalami penurunan kadar lemak di daerah perut lebih banyak dibanding yang tidak minum yoghurt.
Selain kadar lemak 61% berkurang lebih banyak, tubuh mereka juga terlihat lebih kencang, karena jaringan otot para peminum yoghurt lebih besar dibanding mereka yang tidak minum yoghurt.
Yoghurt memiliki beragam jenis, sehingga tidak semua yoghurt  untuk diet, sehingga perlu memperhatikan kandungannya. Meski rasanya asam, yoghurt tidak selalu rendah lemak. Kadar lemak yoghurt tergantung pada bahan baku susu yang dipakai. Jika susu yang dipakai tinggi lemak, yoghurt yang dihasilkan pun akan mengandung banyak lemak.
Sebaliknya, kalau terbuat dari susu rendah lemak, yoghurt pun ikut rendah lemak. Sehingga, jika sedang menjalankan diet, pilihlah yoghurt yang terbuat dari susu rendah lemak atau jenis yoghurt yang rendah lemak atau tanpa lemak.

Cara Membuat Masker Wajah Yoghurt

Yoghurt menjadi salah satu jenis minuman favorit karena rasanya yang unik, berupa rasa asam manis segar dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh diantara manfaat yoghurt untuk kesehatan, termasuk diantaranya kesehatan kulit, dengan membuat masker wajah yoghurt.

Yoghurt dapat digunakan sendiri untuk masker wajah tanpa campuran apapun ataupun dapat juga dikombinasikan dengan bahan lain yang memiliki manfaat baik untuk kulit, seperti madu, jeruk, parutan wortel, ketimun, apel, minyak zaitun dan lain-lain.
Apabila hanya menggunakan yoghurt, maka cara membuat masker wajah yoghurt adalah sebagai berikut.
1. Siapkan yoghurt plain yang dibuat dengan susu murni dalam mangkuk kecil.
2. Cuci wajah dengan air hangat dan keringkan dengan handuk bersih dengan cara di tepuk.
3. Oleskan lapisan tebal yoghurt plain pada wajah.
4. Biarkan hingga selama 20 menit dan bilas dengan air hangat.
5. Keringkan dengan cara ditepuk pakai handuk.
Untuk hasil yang lebih baik, maka yoghurt dapat ditambah dengan berbagai bahan. Berikut ini cara membuat masker wajah yoghurt dengan berbagai campuran.
1. Tempatkan yoghurt dalam mangkuk kecil.
2. Tambahkan satu sendok makan madu alami.
3. Tambahan tiga sendok makan campuran bahan seperti di atas (jeruk, parutan wortel, ketimun, apel, minyak zaitun ) dan aduk.
4. Basuhlah wajah dengan air hangat dan keringkan pakai handuk bersih dengan cara di tepuk.
5. Oleskan masker wajah yoghurt secara merata ke leher dan wajah dan biarkan selama 20 menit. Bilas masker dengan air hangat.
6. Keringkan dengan cara ditepuk pakai handuk.
Salah satu masker yang bagus untuk perawatan kulit adalah masker yang terbuat dari jeruk sitrus (citrus). Oleh karena itu, sangat baik untuk mengombinasikan yoghurt dengan citrus sebagai masker jawah. Berikut adalah cara membuat masker dari yoghurt dan citrus adalah sebagai berikut.
1. Campur yoghurt polos (plain) dan air perasan buah citrus jenis apapun. Jika kulit terlalu berminyak, pilihlah air perasan lemon, namun jangan lupa untuk menambahkan sedikit madu.
2. Tambahkan oatmeal agar campuran tersebut lebih kental.
3. Basuhlah wajah dengan air hangat dan keringkan pakai handuk bersih dengan cara di tepuk.
4. Oleskan masker tersebut pada wajah, biarkan selama 15 menit.
5. Setelah 15 menit, bersihkan wajah dengan air hangat.
6. Keringkan dengan cara ditepuk pakai handuk.

Pupuk Organik Kotoran Kambing, Sayang Jika dibuang Percuma

Pupuk Organik Kotoran Kambing dari Peternakan kambing sering menghasilkan limbah yang bila penanganan nya kurang benar bisa mencemari lingkungan.

pada umumnya limbah yang di dihasilkan dari peternakan kambing adalah, kotoran kambing yang sering di sebut intil, urine, dan sisa makanan kambing. limbah tersebut masih bisa kita manfaatkan, yaitu salah satunnya dengan mengolahnya menjadi pupuk cair.. berikut pengolahan limbah peternakan kambing menjadi pupuk organik
pupuk organik kotoran kambing Continue reading Pupuk Organik Kotoran Kambing, Sayang Jika dibuang Percuma

Pupuk Organik Cair Kotoran Kambing Sebagai Sumber Alternatif Pupuk organik

Pupuk Organik Cair Kotoran Kambing sebagai sumber alternatif pupuk organik yang murah dan gampang didapat di sekitar kita

Penggunaan pupuk anorganik (kimia) hasilnya memang bagus tetapi hanya dalam jangka pendek-menengah saja. Kini, setelah 30 tahun berlalu, unsur hara dalam tanah-tanah yang digelontori pupuk anorganik secara tak terkendali pun makin menipis. Dampaknya, kesuburan tanah makin tergerus. Produktivitas pertanian dihitung berdasarkan hasil panen per luas tanah— juga makin merosot. Continue reading Pupuk Organik Cair Kotoran Kambing Sebagai Sumber Alternatif Pupuk organik

Ciri-ciri Calon Pengusaha

Ciri – ciri Calon Pengusaha

Sukses dalam karir dan bisnis merupakan harapan bagi semua orang. Namun untuk mencapai posisi tersebut bukanlah perkara yang mudah.

Dibutuhkan banyak hal dan beragam faktor yang menjadi penunjang dalam meraih sebuah kesuksesan dalam pekerjaan, bisnis, atau berwirausaha.  Salah satu diantaranya adalah karakter dari individu masing-masing. Bagaimanakah ciri-ciri calon pengusaha yang sukses? Menurut versi kerjausaha(dot)com, calon pengusaha yang sukses memiliki ciri-ciri sesuai dengan akronim kata SUKSES tersebut, yaitu:
1. Semangat tinggi
Seorang calon pengusaha sukses adalah orang yang memiliki semangat tinggi dalam membangun bisnisnya. Setiap hal yang terkait dengan usahanya selalu dikerjakan dengan penuh gairah antusiasme dalam memajukan usahanya.
2. Ulet
Calon pengusaha sukses adalah individu-individu yang bekerja dan berupaya dengan keras untuk mencapai kestabilan.
3. Kredibel
Salah satu ciri yang ada dalam diri seorang pengusaha sukses adalah memiliki kredibilitas atau tingkat kepercayaan yang tinggi. Bagaimana mungkin seseorang bisa meraih kesuksesan bila ia tidak dipercayai oleh orang lain. Dengan memiliki kredibelitas yang baik, maka ia akan mudah mendapatkan bantuan usaha, membangun bisnis, dan juga memasarkan produk usahanya.
4. Smartciri-ciri pengusaha
Orang yang akan meraih kesuksesan dalam berbisnis adalah orang yang smart. Kecerdasan menjadikan dasar dalam berbisnis yang ampuh. Cerdas mengelola keuangan, cerdas dalam manajemen waktu, dan cerdas dalam marketing merupakan bagian dari konsep smart.
5. Eksplorer
Kesuksesan akan dicapai jika seorang pengusaha memiliki insting eksplorer, yaitu mampu menggali inspirasi, menciptakan inovasi, dan eksplorasi kreatifitas diri dan peluang usaha yang ada di sekitarnya. Eksplorer dapat dilakukan dengan berpergian ke daerah- daerah tertentu yang belum pernah dikunjungi namun juga memiliki nilai untuk dikunjungi.
6. Serius
Calon pengusaha yang sukses takkan mampu meraih predikat tersebut jika tidak memiliki keseriusan. Jadi, bekerja secara serius adalah salah satu ciri calon pengusaha sukses. Calon pengusaha sangat tau dimana ia berada saat keadaan serius atau bercanda. Ia terlatih untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan percaya diri.
Jadi kesimpulan ciri-ciri Calon Pengusaha SUKSES adalah Semangat, Ulet, Kredibel, Smart, Eksplorer, & Serius. Apakah kamu termasuk dalam calon pengusaha?
Sumber : www.kerjausaha.com

Kenali Anak Kita Menjadi Nekat

Kenali anak kita sedini mungkin.  Perselisihan orangtua dengan anak dapat terjadi karena adanya pengendalian yang berlebihan, perbedaan pemahaman, perbedaan pribadi, perasaan salah dimengerti, dan kebutuhan yang tidak terpenuhi. Perbedaan pendapat, membuat anak merasa terkekang. Anak ingin begini, sementara Orang tua harus begitu. Sulit mendapatkan kenyamanan jika keduanya tidak ada yang mengalah. Orang tua ingin yang terbaik bagi anaknya. Tapi kadang keinginan itu didasari keegoisan orang tua.
Dalam hal ini, biasanya anak yang mengalah. Tapi itu tidak menjamin anak akan terus begitu. Suatu saat, akan ada tindakan dari anak. Bahkan bisa saja sebuah tindakan yang terhitung nekad. Dari itu, berikut ini ada beberapa hal yang bisa membuat anak berbuat nekad. Dari madjongke.com.
1. Komunikasi yang buruk
Meskipun anak sudah mengutarakan niatnya, apapun tindakan orang tua sebaiknya jaga komunikasi. Terus dengarkan keingnan anak dan memberikan alasan yang bisa menenangkan anak. Itu bisa mencegah anak berbuat nekad.
2. Terlalu dikekang
Saat anak memiliki keinginan dan Orang tua tidak setuju, tidak perlu memberikan aturan tambahan untuk membuat anak lebih terjaga. Pastikan saja Anda mengawasi anak lebih dari biasanya. Jika itu tetap baik, biarkan saja. kalau buruk tentu orang tua tahu apa yang harus dilakukan.
3. Tidak mau memberi kesempatan
Tidak mau memberikan kesempatan pada anak untuk mencoba. Orang tua hanya berpikir apa yang diketahui saja. Anak mungkin tahu lebih banyak cuma belum bisa menyampaikan. Biarkan anak untuk mencoba, agar anak tidak berbuat nekad.
4. Tidak mau mendengar
“Sekali tidak ya tetap tidak”, ungkapan biasa meskipun dengan kalimat berbeda dari orang tua. Anak tidak harus diberlakukan seperti itu. Mendengarkan anak tentang alasan memilih, meminta, atau membuat keputusan bukan hal yang buruk. Selain untuk mengerti apa yang dirasakan anak. Juga bisa tahu alasan masuk akal dari anak. Sebagai pertimbangan untuk menyatukan pemikiran orang tua dengan anak. Tidak mau mendengar alasan dari anak, bisa membuat anak berbuat nekad karena anak tidak bisa mengeluarkan apa yang menjadi harapannya pada tempatnya.
Mempelajari perilaku anak adalah hal yang kompleks dan sulit, karena kemungkinan seorang anak tidak hanya termotivasi oleh satu sebab melainkan banyak hal. Untuk itu orangtua harus meninjau kembali penyebab dari perilaku anak yang muncul. Orangtua juga harus mengerti apa yang di inginkan anak, tetapi tetap berada dalam aturan lingkungan keluarga yang telah disepakati bersama .
Oleh: Indra K – See more at: http://www.kesekolah.com/artikel-dan-berita/pendidikan/kenali-penyebab-anak-menjadi-nekat.html#sthash.mKHqHNtL.dpuf