SD Muhammadiyah 24 ke Sentulfresh

SD Muhammadiyah 24 cover

SD Muhammadiyah 24 berdiri pada 1 februari 1970 dengan murid yang berjumlah 16 orang pada saat itu. SD Muhamadiyah 24 Rawamangun mengutamakan akhlak, budi pekerti dan agama. SD Muhammadiyah 24 Rawamangun terletak di Jl. Balai Pustaka Barat, No.2, Kel.Rawamangun, Kec. Pulogadung, Jakarta Timur yang sekaligus terletak dalam satu Komplek Perguruan Muhammadiyah Cabang Rawamangun. SDM 24 Rawamangun yang berada dibawah naungan organisasi Muhammadiyah yang merupakan ormas terbesar ke 2 ditanah air ini.

SD Muhammadiyah 24 praktik membuat yoghurt
Belajar di alam memang sangat menyenangkan

Tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam UU RI No.20 tahun 2003 pasal 3 “ berkembangnya potensi anak didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa,kepada Tuhan YME berahlak mulia sehat, berilmu cakap kretaif mandiri dan menjadi warga yang kreatif dan bertanggung jawab”. Sejalan dengan tujuan tersebut SDM 24 Rawamangun terpanggil untuk ikut mempercepat terwujudnya pendidikan nasional dan merealisasikan tujuan pendidikan Muhammadiyah dengan cara meningkatkan sumber daya manusia yang tangguh dan unggul sesuai dengan visi pendidikan yang dimilikinya yaitu menyiapkan generasi masa depan yang mampu bersaing dalam era globalisasi yang kokoh dalam aqidah, anggun dalam moral, dan unggul dalam prestasi (sumber).

SD Muhammadiyah 24 perah susu
Agak takut sih, tapi anak anak berani mencoba. God Job !

SDM 24 yang juga memiliki misi antara lain meningkatkan keislaman siswa, mengembangkan wawasan ke-Indonesiaan siswa, memiliki kemapuan untuk berkopetensi, dalam keilmuan dan teknologi serta menyiapkan siswa untuk mempunyai kesadaran daya juang tinggi serta kebiasaan istiqomah dalam bersikap. Salah satu program Pendidikan mereka adalah mengadakan kegiatan edukasi atau pembelajaran diluar Kawasan Sekolah yang pada kesempatan kali ini mereka memilih Sentulfresh sebagai objek wisata edukasi untuk fieldtrip tahun 2019.

SD Muhammadiyah 24 mengejar
Momen lomba menangkap burung
SD Muhammadiyah 24 Toga
Momen mempelajari tanaman obat keluarga, ada banyak tanaman ajaib gaes

Di Sentulfresh kegiatan mereka dititikberatkan pada keterlibatan anak anak dalam mengamati dan mempelajari elemen peternakan seperti hewan, tumbuh tumbuhan dan juga bioteknologi. Selain itu ada kegiatan edukasi lainnya yang tak kalah seru yaitu kegiatan membatik untuk seluruh peserta. Batik adalah budaya Indonesia dan pengenalan batik sudah dimulai dari usia sekolah, kegiatan praktek membatik akan membantu anak anak untuk lebih mencintai budaya Indonesia dan melestarikannya dimasa depan. So tunggu apa lagi ? ayo ke Sentulfresh untuk merasakan sensasi belajar di area peternakan yang tak akan terlupakan.

SD Muhammadiyah 24 membatik
Keseruan membatik untuk anak anak

Field Trip Memerah Susu : Kunjungan TK Kristen Yusuf

field trip memerah susu cover

Field Trip Memerah Susu – kegiatan sekolah sangat padat karena tuntutan zaman yang mengharuskan sistem pembelajaran yang lebih komprehensif. Tak ayal banyak anak sekolah yang baru mengenyam pendidikan di taman kanak-kanak sudah mampu membaca tulis. Sistem pembelajaran yang komprehensif ini juga yang membuat kegiatan sekolah lebih bewarna seperti field trip memerah susu dan lain sebagainya.

Continue reading Field Trip Memerah Susu : Kunjungan TK Kristen Yusuf

FIeld Trip SD Islam Rahmaniyyah Ke Sentulfresh

Wisata edukasi peternakan

SD Islam Rahmaniyyah Berkesempatan mengunjungi Sentulfresh Edufarm Program.  Kunjungan kali ini adalah kunjungan kedua mereka ke Sentulfresh Edufarm. Banyak kegiatan mereka selama disini, memberi makan ikan, menangkap burung, Naik sapi dan memerah susu. Juga ada kegiatan mengenal tanaman obat keluarga yang bosa menyembuhkan beberapa penyakit.

Disini anak anak juga belajar cara pembuatan yoghurt yang ternyata sangat mudah sekali, Hanya butuh susu segar dan bakteri yoghurt. Semoga kunjungannya menyenangkan ya teman teman. SD Rahmaniyyah

Fell The Fresh Here !! Wisata Edukasi Peternakan Sentulfresh.

Wonderfull Education Farm Ever !! Come and Join Us 😀

Continue reading FIeld Trip SD Islam Rahmaniyyah Ke Sentulfresh

Ini Persiapan Buka Usaha Budidaya Sapi Perah

 

Sentulfresh.com – Kebutuhan pasar akan susu sapi terus meningkat, hal ini tentu membuka peluang usaha bagi kita untuk membudidayakan sapi perah untuk menghasilkan susu dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Dan untuk memulainya, ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu langkah-langkah memulai budidaya sapi perah berikut ini.

Kandang budidaya sapi perah

Lokasi yang ideal untuk membangun kandang sapi perah adalah daerah yang letaknya cukup jauh dari pemukiman penduduk tetapi mudah dicapai oleh kendaraan. Kandang harus terpisah dari rumah tinggal dengan jarak minimal 10 meter dan sinar matahari harus dapat menembus pelataran kandang serta dekat dengan lahan pertanian. Pembuatannya dapat dilakukan secara berkelompok di tengah sawah atau ladang.

Ukuran kandang  sapi perah yang dibuat untuk seekor sapi jantan dewasa adalah 1,5×2 m atau 2,5×2 m, sedangkan untuk sapi betina dewasa adalah 1,8×2 m dan untuk anak sapi cukup 1,5×1 m per ekor, dengan tinggi atas 2-2,5 m dari tanah.

Temperatur di sekitar kandang 25-40 derajat C (rata-rata 33 derajat C) dan kelembaban 75%. Lokasi pemeliharaan dapat dilakukan pada dataran rendah (100-500 m) hingga dataran tinggi (> 500 m).

Sapi perah yang dipelihara dalam naungan (ruangan/kandang) memiliki konsepsi produksi yang lebih tinggi (19%) dan produksi susunya 11% lebih banyak daripada tanpa naungan atau dibebaskan.

Syarat Sapi perah betina

Agar produksi susu tinggi, umur diupayakan yang sudah mencapai 3-4 tahun dan sudah pernah beranak. Kalau bisa berasal dari induk dan pejantan yang mempunyai keturunan produksi susu tinggi.

Untuk ciri-ciri sapi perah betina yang bagus, bentuk tubuhnya seperti baji, matanya bercahaya, punggung lurus, bentuk kepala baik, jarak kaki depan atau kaki belakang cukup lebar serta kaki kuat. Ambing cukup besar, pertautan pada tubuh cukup baik, apabila diraba lunak, kulit halus, vena susu banyak, panjang dan berkelok-kelok.

Selain itu, puting susu tidak lebih dari 4, terletak dalam segi empat yang simetris dan tidak terlalu pendek. Dan yang pasti tubuhnya harus sehat dan bukan sebagai pembawa penyakit menular, dan tiap tahun beranak.

Syarat sapi perah jantan

Diupayakan umur sudah mencapai sekitar 4-5 tahun, memiliki kesuburan tinggi, daya menurunkan sifat produksi yang tinggi kepada anak-anaknya. Berasal dari induk dan pejantan yang baik, besar badannya sesuai dengan umur, kuat, dan mempunyai sifat-sifat pejantan yang baik.

Untuk ciri-ciri sapi perah jantan yang bagus, kepalanya lebar, leher besar, pinggang lebar, punggung kuat, muka sedikit panjang, pundak sedikit tajam dan lebar, paha rata dan cukup terpisah.

Selain itu, dadanya lebar dan jarak antara tulang rusuknya cukup lebar, badan panjang, dada dalam, lingkar dada dan lingkar perut besar. Dan pastikan kondisi sehat, bebas dari penyakit menular dan tidak menurunkan cacat pada keturunannya.

Perawatan ternak

Ternak dimandikan 2 hari sekali. Seluruh sapi induk dimandikan setiap hari setelah kandang dibersihkan dan sebelum pemerahan susu. Kandang harus dibersihkan setiap hari, kotoran kandang ditempatkan pada penampungan khusus sehingga dapat diolah menjadi pupuk.

Setelah kandang dibersihkan, sebaiknya lantainya diberi tilam sebagai alas lantai yang umumnya terbuat dari jerami atau sisa-sisa pakan hijauan (seminggu sekali tilam tersebut harus dibongkar).

Penimbangan

Penimbangan dilakukan sejak sapi pedet hingga usia dewasa. Sapi pedet ditimbang seminggu sekali sementara sapi dewasa ditimbang setiap bulan atau 3 bulan sekali. Sementara sapi yang baru disapih ditimbang sebulan sekali. Sapi dewasa dapat ditimbang dengan melakukan taksiran pengukuran berdasarkan lingkar dan lebar dada, panjang badan dan tinggi pundak.

Pemberian pakan

Pakan yang diberikan berupa jerami padi, pucuk daun tebu, lamtoro, alfalfa, rumput gajah, rumput benggala atau rumput raja. Hijauan diberikan siang hari setelah pemerahan sebanyak 30-50 kg/ekor/hari. Pakan berupa rumput bagi sapi dewasa umumnya diberikan sebanyak 10% dari bobot badan (BB) dan pakan tambahan sebanyak 1-2% dari BB.

Sedangkan sapi yang sedang menyusui (laktasi) memerlukan makanan tambahan sebesar 25% hijauan dan konsentrat dalam ransumnya. Hijauan yang berupa rumput segar sebaiknya ditambah dengan jenis kacang-kacangan (legum). Selain makanan, sapi harus diberi air minum sebanyak 10% dari berat badan per hari.

Pemeliharaan kandang

Kotoran ditimbun di tempat lain agar mengalami proses fermentasi (1-2 minggu) dan berubah menjadi pupuk kandang yang sudah matang dan baik. Kandang sapi tidak boleh tertutup rapat (agak terbuka) agar sirkulasi udara di dalamnya berjalan lancar.

Air minum yang bersih harus tersedia setiap saat. Tempat pakan dan minum sebaiknya dibuat di luar kandang tetapi masih di bawah atap. Tempat pakan dibuat agak lebih tinggi agar pakan yang diberikan tidak diinjak-injak atau tercampur dengan kotoran.

Sementara tempat air minum sebaiknya dibuat permanen berupa bak semen dan sedikit lebih tinggi daripada permukaan lantai. Sediakan pula peralatan untuk memandikan sapi.

Panen sapi perah

Hasil utama dari budidaya sapi perah adalah susu yang dihasilkan oleh induk betina. Selain susu, sapi perah juga memberikan hasil lain yaitu daging dan kulit yang berasal dari sapi yang sudah tidak produktif serta pupuk kandang yang dihasilkan dari kotoran ternak.