Memamah Biak ? Apa itu ?

Memamah biak cover

Memamah biak (Ordo Artiodactyla atau hewan berkuku genap, terutama dari subordo Ruminantia) adalah sekumpulan hewan pemakan tumbuhan (herbivora) yang mencerna makanannya dalam dua langkah: pertama dengan menelan bahan mentah, kemudian mengeluarkan makanan yang sudah setengah dicerna dari perutnya dan mengunyahnya lagi. Lambung hewan-hewan ini tidak hanya memiliki satu ruang (monogastrik) tetapi lebih dari satu ruang (poligastrik, harafiah: berperut banyak) (sumber).

Memamah biak di Sentulfresh

Hewan ruminansia mencerna makanan dengan cara yang unik. Makanan berupa rumput atau dedaunan dikunyah di mulut, lalu ditelan dan masuk ke dalam lambung. Setelah diproses, makanan tersebut dikirim lagi ke mulut untuk dikunyah lagi. Sapi, kambing, dan domba termasuk hewan ruminasia. Jerapah, rusa, dan kerbau, juga termasuk hewan ruminasia. Saat sedang istirahat dan tidak makan, mulut mereka tampak asyik mengunyah-ngunyah makanan dan menelannya kembali.

Hewan ruminansia dapat mengunyah atau memamah makanannya melalui dua fase. Fase pertama terjadi pada saat awal makanan masuk, makanan hanya dikunyah sebentar dan masih dalam tekstur yang kasar. Selanjutnya makanan akan disimpan di dalam rumen lambung. Fase kedua yaitu ketika rumen sudah penuh, hewan ruminansia akan mengeluarkan makanan yang dikunyahnya tadi untuk dikunyah kembali hingga teksturnya lebih halus. Kemudian makanan akan masuk ke dalam lambung lagi.

Memamah biak rusa tutul macan

Proses memamah biak adalah salah satu keajaiban penciptaan yang menarik. Kebanyakan binatang pemamah biak memiliki tiga atau empat bagian dalam lambung mereka dan umumnya makanan beredar mengikuti pola yang sama. Setelah dikunyah sebagian saja, kebanyakan makanan masuk ke rongga pertama, kemudian ke rongga kedua, dan di sana makanan itu dihaluskan dan dibentuk menjadi mamahan bulat-bulat. Sewaktu binatang itu berhenti merumput dan beristirahat, kontraksi muskular mendorong mamahan kembali ke mulutnya untuk dikunyah ulang dan dicampur lagi dengan ludah. Sewaktu ditelan untuk kedua kalinya, makanan itu melewati bagian pertama dan kedua menuju bagian ketiga, dan akhirnya ke bagian keempat untuk dicernakan secara tuntas.

Terdapat 5 organ pencernaan pada hewan ruminansia yang berperan dalam proses pencernaan makanan di dalam tubuh. Organ-organ tersebut saling terhubung satu sama lain sehingga membentuk suatu sistem pencernaan. Berikut ini adalah ilustrasi sistem pencernaan hewan ruminansia: Rongga mulut (Cavum Oris), Esofagus (kerongkongan), Lambung, Usus Halus, Anus.

 

 

Rusa Tutul Macan : Hewan Eksotis di Sentulfresh

Rusa Tutul Macan cover

Rusa Tutul Macan adalah salah satu dari berbagai macam hewan yang ada di wisata edukasi sekolah Sentulfresh. Di kandang rusa, anak anak akan diajak oleh kakak pemandu untuk melihat langsung dan mengobservasi Rusa tutul macan. Kakak pemandu juga akan memberikan materi tentang hewan ini mulai dari ciri-ciri, nama, kebiasaan, perkembangbiakannya dan juga manfaat yang bisa manusia ambil dari hewan ini.

Rusa Tutul Macan cantik

Menurut wikipedia, Rusa tutul atau Rusa totol, dalam bahasa Hindi disebut Chital (/təl/) (nama ilmiah Axis axis), dalam bahasa Inggris dinamakan Spotted deer, Chital deer, atau Axis deer, adalah spesies rusa yang berasal dari anak benua India. Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh naturalis Jerman Johann Christian Polycarp Erxleben pada 1777. Rusa tutul jantan yang berukuran sedang, tingginya hingga bagian bahu mencapai hampir 90 cm dengan bobot sekitar 75 kg, sedangkan yang betina tingginya 70 cm hingga bahu dengan berat sekitar 45 kg. Dimorfisme seksual spesies ini antara lain: rusa tutul jantan lebih besar daripada betina, dan tanduk hanya ada pada rusa tutul jantan, panjang tanduknya hampir satu meter dan bercabang tiga. Bagian atas tubuhnya berwarna emas hingga merah kecokelatan, dengan bintik-bintik putih. Bagian perut, pantat, tenggorokan, dan bagian dalam: kaki, telinga, dan ekor semuanya berwarna putih.

Populasi, Habitat dan Persebaran. Rusa totol secara alami tersebar di India, Sri Lanka, Nepal, Bhutan, dan Bangladesh. Rusa totol diintroduksi ke Argentina, Armenia, Australia, Brazil, Kroasia, Moldova, Pakistan, Papua Nugini, Ukraina; Amerika Serikat, dan Uruguay. Pada tahun 1814, Gubernur Jenderal Inggris, Thomas Stanford Raffles mendatangkan rusa totol ke Istana Bogor yang berkembang biak hingga sekarang. Populasi rusa totol di halaman Istana Bogor yang mencapai 880 ekor dianggap telah melebihi kapasitas mengingat idealnya komplek Istana Bogor hanya dihuni oleh sekitar 400-an ekor rusa totol saja.

Rusa Tutul Macan istana bogor

Kegiatan memberi makan rusa tutul di Sentulfresh sangat berkesan bagi anak anak, mengingat hewan ini sangat jinak saat diberi makan. Sensasinya akan terasa saat makanan yang anak anak bawa disambar dan ditarik oleh 3 rusa tutul macan di Sentulfresh. Kegiatan memberi makan rusa terdapat pada paket Happy Kids dan Superkids dalam paket wisata edukasi anak TK dan SD di Sentulfresh.

Wisata Edukasi di Jakarta Selatan Terdekat

Wisata Edukasi di Jakarta Selatan cover

Wisata Edukasi di Jakarta Selatan yang paling dekat adalah Sentulfresh, anda hanya perlu menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit untuk sampai ke Sentulfresh Edufarm Program. Jakarta selatan adalah nama sebuah Kota Administrasi di bagian selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pusat Pemerintahannya berada di Kebayoran Baru. Jakarta Selatan adalah salah satu dari lima Kota Administrasi di DKI Jakarta. Di sebelah Utara, Jakarta Selatan berbatasan dengan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Di sebelah Timur berbatasan dengan Jakarta Timur. Di sebelah Selatan berbatasan dengan Kota Depok, dan sebelah Barat dengan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Jakarta Selatan adalah Kota Administrasi yang paling kaya dibandingkan dengan wilayah lainnya, dengan banyaknya perumahan warga kelas menengah ke atas dan tempat pusat bisnis utama. Jumlah penduduk Jakarta Selatan ditahun 2018 sebanyak 2.296.977 jiwa (sumber)

Wisata Edukasi di Jakarta Selatan Waw

Dengan karakteristik seperti itu menunjukkan begitu banyak lembaga pendidikan formal untuk anak anak di kawasan Jakarta Selatan yang membutuhkan objek wisata edukasi di jakarta Selatan atau daerah daerah sekitarnya seperti Sentul City. Hampir kebanyakan sekolah disana mengunjungi Sentulfresh karena mengingat jarak tempuh dari kawasan Jakarta Selatan menuju Sentul City tempat wisata edukasi Sentulfresh berada sangatlah dekat.

Kurikulum sekolah yang saat ini menggunakan KTSP 2013 menganjurkan untuk memberikan begitu banyak kegiatan diluar kelas kepada peserta didik dengan harapan peserta didik seluruh sekolah di Indonesia mampu menggali dan mengasah keterampilan serta mencari minat dan bakat mereka untuk masa yang akan datang.

Wisata Edukasi di Jakarta Selatan foto bersama

Untuk memenuhi anjuran Kementerian pendidikan melalui kurikulum yang ditetapkan berbagai sekolah harus melakukan beberapa kegiatan diluar ruang kelas belajar untuk bisa membantu dalam pelaksaaan kurikulum tersebut. Akan tetapi dibeberapa sekolah merasa kewalahan karena kegiaatan yang banyak fasilitasnya pun juga harus memadai, contohnya mengadakan kegiatan field trip ke Sentulfresh.

Pendidikan tematik yang tersedia di Sentulfresh meliputi tema hewan, tema tanaman, tema pekerjaan, tema bioteknologi dan juga tema budaya Indonesia. Pada tema hewan para pengunjung diajak untuk mengenal dan mempelajari beberapa hal dari hewan yang ada di Sentulfresh seperti nama nya, ciri cirinya, asal muasalnya, manfaatnya bagi manusia dan pembudidayaannya. Sedangkan hewan yang ada di Sentulfresha adalah Sapi perah, Kura-kura, kelinci, cacing tanah, ikan patin, nila, lele sangkuriang, bawal, rusa serta burung dara.

Tempat Study Tour di Bogor

tempat study tour di bogor cover

Tempat study tour di Bogor  yang paling banyak di kunjungi adalah Sentulfresh, kebutuhan sekolah akan kegiatan outing class tersebut menjadi pendorong utama pihak sekolah dalam mengadakan kegiatan tersebut, para pakar pendidikan pun sangat merekomendasikan kegiatan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran anak anak di kelas. Kurikulum sekolah yang saat ini menggunakan KTSP 2013 menganjurkan untuk memberikan begitu banyak kegiatan diluar kelas kepada peserta didik dengan harapan peserta didik seluruh sekolah di Indonesia mampu menggali dan mengasah keterampilan serta mencari minat dan bakat mereka untuk masa yang akan datang.

tempat study tour di bogor belajar di kelas

Sentulfresh sebagai tempat study tour di Bogor punya seluruh elemen elemen yang dibutuhkan sekolah dari suatu objek wisata edukasi, hal ini membuat pengalaman murid yang datang menjadi sesuai dengan apa yang diinginkan pihak sekolah. anak anak mendapatkan edukasi sama seperti didalam kelas tanpa ada gangguan dan pastinya mendapatkan pembimbing yang memiliki jiwa guru. Selain itu Sentulfresh berusaha membuat apa yang anak anak lihat, apa yang anak anak rasakan, apa yang anak anak dengar adalah sebuah pendidikan.

tempat study tour di bogor otak anak

Wisata edukaasi merupakan konsep wisata yang menerapkan pendidikan nonformal tentang suatu pengetahuan kepada wisatawan yang berkunjung ke suatu obyek wisata. Di tempat tersebut pengunjung dapat melakukan kegiatan wisata dan belajar dengan metode yang menyenangkan. Bagi masyarakat, pendidikan dan wisata di Indonesia merupakan dua institusi yang berbeda dalam pelaksanaannya. Namun telah berkembang paradigma baru yaitu alam sebagai wisata dan pendidikan.

tempat study tour di bogor belajar di alam
Suasana pembelajaran anak anak selama di Sentulfresh

Untuk kolaborasi konsep pendidikan dan wisata dapat dilakukan melalui program wisata pendidikan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat refreshing tetapi juga dapat berguna bagi masyarakat untuk dijadikan sebagai media edukasi. Di Sentulfresh kegiatan mereka dititikberatkan pada keterlibatan anak anak dalam mengamati dan mempelajari elemen peternakan seperti hewan, tumbuh tumbuhan dan juga bioteknologi. Selain itu ada kegiatan edukasi lainnya yang tak kalah seru yaitu kegiatan membatik untuk seluruh peserta. Batik adalah budaya Indonesia dan pengenalan batik sudah dimulai dari usia sekolah, kegiatan praktek membatik akan membantu anak anak untuk lebih mencintai budaya Indonesia dan melestarikannya dimasa depan

Al Azhar 46 GDC ke Sentulfresh Jilid 4

Al Azhar 46 GDC cover

Al Azhar 46 GDC – Kegiatan wisata edukasi saat ini sangat digemari oleh pihak sekolah karena kegiatan yang ditawarkan sangat menarik, pilihannya juga banyak. Bisa tema alam, tema pekerjaan, tema produksi dll. Kegemaran pihak sekolah dalam mengadakan kegiatan wisata edukasi tak lepas dari berbagai anjuran dan definisi pendidikan untuk anak yang sudah diketahui oleh semua pihak guru di sekolah dasar atau pra sekolah. Metode montessori yang dibawakan oleh Dr. Maria Montessori dari italia pada awal abad 20 ini.

Al Azhar 46 GDC foto angry birds
Spot foto baru di Sentulfresh gaes
Al Azhar 46 GDC foto cantik
Pada semangat tuh, ga ada yang lemes 😀

Dalam metode tersebut disebutkan ada 5 area montessori bagi anak yaitu ; Practical life, Sensorial, Mathematics, language dan Culture. Dari ke empat area tersebut kegiatan wisata edukasi melibatkan anak anak pada 3 area yaitu pada Practical life dimana diadakan kegiatan sehari hari yang bertujuan untuk melatih kemandirian anak, melatih tingkat fokus mereka, melatih koordinasi tubuh mereka dan keteraturan. Pada area practical life ini teman teman dari Al Azhar 46 GDC melakukan kegiatan edukasi di Sentulfresh dimana mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, mengantri dalam kegiatan memerah atau saat memberi makan ternak mendengarkan materi edukasi dari kakak pemandu dan menyantap makan siang sampai habis lalu membuang sampah di tempat sampah.

Al Azhar 46 GDC memerah susu
Whuaaaa seruuu memerah susu sapi
Al Azhar 46 GDC diskusi
Diskusi setelah praktik membuat yoghurt

Area selanjutnya adalah area Sensorial yaitu mengadakan kegiatan stimulasi delapan indera anak seperti penglihatan, pendengaran, perasa, penciuman, sensor baric (membedakan tekstur, warna dan berat), sensor thermic (mengenal suhu) dan streognostic (kemampuan untuk menentukan bentuk dan berat suatu benda dengan menyentuh atau mengangkatnya.) Hal tersebut pasti ada dalam kegiatan edukasi di Sentulfresh seperti yang teman teman Al azhar 46 GDC lakukan dimana mereka melihat berbagai bentuk hewan dan tanaman, mendengar suara hewan, mencium aroma peternakan, bersentuhan dengan hewan saat memerah, mencoba meraba tekstur dan bentuk serta mengamati warna dari tanaman obat seperti betadine, jawer kotok, kaktus, buah naga dll.

Al Azhar 46 GDC pegang cacing
Sekarang aku berani pegang cacing yeeeaaaahh
Al Azhar 46 GDC cekrek
Cekrek…ganti gaya kak

Dan area yang terakhir adalah Culture yaitu mengadakan pengenalan kepada anak akan lingkungan dan dunia sebagai tempat tinggal mereka mulai dari geografi, zoologi, sains dan sejarah. Di Sentulfresh, teman teman dari Al Azhar 46 GDC dikenalkan akan lingkungan tempat tinggal mereka seperti ekosistem ikan, ekosistem burung, ekosistem hewan amfibi dan juga cacing tanah. Pengenalan bukan hanya mereka melihat akan tetapi mereka juga diajak untuk berinteraksi dengan lingkungan agar mereka merasa semakin dekat, merasa mencintai lingkungan yang akan menumbuhkan jiwa peduli lingkungan pada diri mereka sedini mungkin.

Al Azhar 46 GDC tangkap burung
Yang bisa dapat boleh dibawa pulang yaaa
Al Azhar 46 GDC pegang pelet
Aku jadi tau bagaimana baunya pelet
Al Azhar 46 GDC antri
Bergantian menerima pakan ikan untuk makan siang si ikan heheh

Sampai jumpa di lain waktu yaaa…

Get Your Education More Valuable More Fun only on Sentulfresh.